SuaraBali.id - Polisi turun tangan menyelidiki munculnya unggahan di Facebook yang berisi ajakan demo dan memblokade jalan terkait larangan mudik. Akhirnya Tim Cyber Crime berhasil mengungkap dan mengamankan pemilik akun yang menyebar status provokatif, Jumat (07/05/2021).
Dilansir dari Beritabali.com, dari informasi yang dihimpun, pemilik akun tersebut bernama Hasmadi (37) beralamat di Banjar Nyanyi, Desa Braban, Kecamatan Kediri, Tabanan.
Sebelumnya pemilik akun tersebut mengunggah dengan membuat status berikut: "ayo dolor mudik serentak....kuduk kompak bila perlu demo....kiro...kiro ono...sing sependapat....lor,,,tgl 11 apa bedanya yg mudik sebelum tgl 6 dan sesudah toh sama sama mudik".
Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa membenarkan kejadian tersebut.
"Pelaku sudah diamankan di Polres. Setelah diinterogasi petugas pelaku mengakui perbuatannya serta yang bersangkutan merasa menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya," ujarnya.
Saat ini pemilik akun sudah membuat video klarifikasi permintan maaf kepada publik dan juga yang bersangkutan dikenai wajib lapor.
Sementara pemilik akun Hasmadi tersebut dari rekaman videonya meminta maaf kepada masyarakat yang sudah membuat resah dan mengajak untuk berdemo dan menutup jalan saat larangan mudik tersebut.
“Saya meminta maaf sebesar besarnya kepada masyarakat dan aparat kepolisian saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi, dan saya juga mengajak dan menghimbau seluruh masyarakat mari ikuti anjuran pemerintah untuk tidak mudik,’ ucap Hasmadi di video permintaan maafnya.
Yang bersangkutan, lanjut Gede Adi, sudah membuat video klarifikasi permintaan maaf kepada publik dan juga yang bersangkutan dikenai wajib lapor.
Baca Juga: Langgar Prokes, Warga Tabanan Dihukum Push-up dan Denda Rp100 Ribu
Berita Terkait
-
Tiga Hari Penyekatan Larangan Mudik, 70 Ribu Kendaraan Diputar Balik
-
Polres Jember: Dilarang Mudik Lokal, Termasuk Wilayah Aglomerasi
-
Mudik Dilarang, DPRD Kabupaten Bogor Ajak Masyarakat Silaturahmi Virtual
-
Wawali Depok: Jangan Sampai Setelah Idul Fitri Banyak Yang Positif Corona
-
Ada Larangan Mudik, Jalinsum Jambi-Riau Sepi
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai
-
Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Bukan Sekadar Diskriminasi, Event Lari Khusus Bule di Bali Ternyata Belum Kantongi Izin?
-
25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur
-
Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli