Setelah melalui itu semua Salman pun akhirnya hijrah. Mungkin cerita itu hanya sebagian, masih ada pengalaman lain yang membuat dia semakin mantap berada di jalur Allah SWT.
Ketika ditanya tentang pengalaman sulit ketika awal menempuh proses hijrah, dia mengaku sempat belajar tentang Agama dan hijrah di berberapa Masjid.
Sakti juga mengaku termasuk dalam tipikal orang yang totalitas ketika menjalankan hal yang diinginkan, begitu halnya dengan hijrah.
Sampai suatu ketika, Sakti mengaku pernah mendapatkan hadiah sebuah bantal berisi pangkal daun kurma dari teman-temannya. Hal tersebut berdasar pada kisah Nabi Muhammad dan para sahabat yang kerap tidur menggunakan bantal dari pangkal daun kurma dan tikar yang dibuat dari daun pelepah kurma.
Berdasarkan dari cerita-cerita Rasulullah SAW, Salman lantas tertarik menjajal bagaimana rasanya tidur dengan bantal dan tikar yang terbuat dari daun pelepah Kurma tersebut.
Di sisi lain, Sakti juga menjelaskan bahwa awalnya keluarga di rumah khawatir ketika mengetahui dirinya mulai menempuh proses hijrah. Mengingat Sakti sendiri merombak penampilannya dengan jenggot tebal dan sorban. Meski begitu, Salman mengaku tetap sabar karena memang telah membulatkan tekad untuk berhijrah.
“Banyak yang bergurau soal penampilan saya, dan orang tua juga sempat khawatir kalau saya ikut aliran agama yang salah. Tetapi ya itu, kuncinya hanya tetap sabar saja, karena waktu itu saya yakin hanya bentuk kecemasan orang tua terhadap anaknya,” jelas Sakti.
Kecemasan orang tuanya pun semakin memuncak tatkala Sakti akhirnya memutuskan untuk meninggalkan dunia entertainment dan meninggalkan band yang sempat membesarkan namanya. Terlebih kala itu penghasilan Sakti sudah cukup besar dari hasil manggung bersama Sheila On 7.
“Itu salah satu ujian yang sulit untuk dilalui. Saya akui, tapi semua orang pasti akan mendapatkan ujian secara finansial dalam hidup dan banyak yang tidak bisa bertahan untuk melewati itu,” tandasnya.
Baca Juga: Chord dan Lirik Lagu Anugerah Terindah Yang Pernah Kumiliki Sheila on 7
Kendati demikian, Sakti mengimbau ketika dihadang masalah yang begitu sulit agar tidak meninggalkan komunitas keagamaan dan saling berbagi cerita. Sebab, dari sana umat muslim bisa saling menguatkan dan berbagi pengalaman untuk memecahkan masalah.
Berita Terkait
-
Indra Priawan Blak-blakan Soal Hijrah Bareng Nikita Willy: Tujuan Kita ke Tuhan
-
Poliponi Bali 2026 Umumkan Line Up, Sheila On 7 Jadi Daya Tarik Utama
-
Inspirasi Ekonomi Kreatif Lokal: Saat Barista Kampung Punya Skill Ibu Kota di Hijrah Kopi
-
Outfit Olahraga Nikita Willy Disorot Usai Putuskan Berhijab
-
Dulu Jauh dari Tuhan, Ivan Gunawan Kenang Momen Diajak Edric Tjandra Temui Banyak Pendeta
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Gerebek Penginapan di Kuta, 26 WNA Diduga Terlibat Jaringan Penipuan Online dan Penyekapan
-
108 Desa di Bali Kini Dikepung Ribuan BTS, Wilayah Blank Spot Semakin Minim
-
Tawarkan Jasa Prostitusi Online Ilegal di Bali, Tiga WNA Diamankan Imigrasi
-
Kapan Pasien Diabetes Wajib Pakai Insulin? Ini Penjelasan Medisnya
-
Fundamental Kokoh, Saham BBRI Tetap Jadi Pilihan Utama Investor