I Gusti Putu Martha (1913-1992), adalah Gubernur Bali ke-4. Beliau menjadi Gubernur Bali antara 1965-1967. Ia menjadi Gubernur Bali menggantikan Anak Agung Bagus Sutedja.
5. Soekarmen (1967-1978)
Brigjen (Purn) Soekarmen adalah Gubernur Bali yang pernah memimpin Bali selama dua periode masa jabatan, yaitu antara 1967-1971 dan 1971-1978.
Ia terpilih menjadi gubernur pada 1 November 1967, dan disahkan SK Presiden Republik Indonesia No.203/1967 untuk menggantikan pejabat sebelumnya I Gusti Putu Martha.
Sebelumnya, Soekarmen adalah Komandan Korem 163/Wirasatya di Denpasar. Soekarmen adalah gubernur Bali pertama yang beragama Islam, memimpin di provinsi Bali dengan mayoritas penduduk beragama Hindu.
6. Prof. Dr. Ida Bagus Mantra (1978-1988)
Ida Bagus Mantra (lahir di Badung, Bali, 8 Mei 1928 – meninggal 10 Juli 1995, usia 67) adalah Gubernur Bali periode 1978–1988.
Beliau digantikan Ida Bagus Oka sebagai gubernur Bali, kemudian menjabat sebagai duta besar Indonesia untuk India. Ia juga pernah menjabat sebagai anggota DPR pada 1968. Prof. Dr. Ida Bagus Mantra meninggal dunia pada 10 Juli 1995 karena sakit ginjal.
7. Prof. Dr. Ida Bagus Oka (1988-1993)
Ida Bagus Oka (lahir 16 April 1936, meninggal di Sanglah, Bali, 8 Maret 2010 pada usia 73) adalah Gubernur Bali ke-7 masa jabatan 1988-1993.
Ia menjadi Gubernur Bali menggantikan Ida Bagus Mantra. Pada Kabinet Reformasi Pembangunan pada pemerintahan Presiden Baharuddin Jusuf Habibie, Ida Bagus Oka diangkat menjadi Menteri Negara Kependudukan/Kepala BKKBN.
Baca Juga: Wisata Bali: Tari Tradisi Mekotek atau Ritual Ngerebeg di Desa Munggu Bali
Pada 2001, Oka diadili berhubungan kasus korupsi Rp2,3 miliar dan dihukum satu tahun.
8. Drs. Dewa Made Beratha ( 1998-2008)
Dewa Made Beratha (lahir di Gianyar, Bali, Indonesia, 12 Juli 1941) adalah Gubernur Bali pada dua periode (1998—2003 dan 2003—2008).
Ia bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Ia dilantik sebagai gubernur Provinsi Bali mengantikan Ida Bagus Oka.
Dewa Made Beratha yang direkomendasikan DPP PDIP terpilih kembali sebagai Gubernur Bali periode 2003-2008 berpasangan dengan IGN Kesuma Kelakan (Alit) sebagai Wakil Gubernur.
Pasangan ini meraih 31 suara dari 55 suara anggota Dewan dalam sidang DPRD Bali, di Denpasar (6/8/2003), menyisihkan dua pasangan lainnya, Tjokorda Gede Budi Suryawan - AA Arka Hardiana (20 suara) dan Putu Gede Ary Sutha - Gede Ngurah Wididana (empat suara).
Berita Terkait
-
Kenapa 22 April Diperingati Jadi Hari Bumi? Ini Sejarah Panjangnya
-
Suara dari Tanah Buangan: Menguak Memoar Pulau Buru dalam Sejarah Indonesia
-
Sejarah Hari Bumi, Kenapa Dipilih Tanggal 22 April? Ternyata Begini Asal-usulnya
-
Sisi Manusiawi Kartini: Melampaui Mitos dalam Buku Gelap-Terang Hidupnya
-
Review Ibu Susu: Gugatan Rio Johan Atas Sejarah yang Menghapus Orang Biasa
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel
-
BRI Catat 43% Karyawan Perempuan, Capai 36.000 dari Total 86.000 Pekerja
-
Tiga Perempuan Dalam Jajaran Pemimpin BRI Cetak Prestasi di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026