SuaraBali.id - Jozeph Paul Zhang hina Islam lagi. Kali ini Jozeph Paul Zhang mengatakan Islam bangsa yang biadab dan merugikan.
Awalnya, Jozeph Paul Zhang membahas soal lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) serta budaya kumpul kebo di negara-negara Eropa.
Hal itu diungkapkan Jozeph Paul Zhang lewat cuplikan videonya yang tayang di kanal Youtube Termometer Islam.
Dalam tayangan video berjudul 'Komentar Pedas Yahya Waloni Tentang Paul Zhang' tersebut, tampak Jozeph tengah berbicara di depan kamera.
Menurut Jozeph Paul Zhang, di Eropa LGBT dan kumpul kebo itu diizinkan bahkan ada kontraknya.
"Negara Eropa ini kan mengizinkan LGBT dan kumpul kebo. Bahkan, kumpul kebo ada kontraknya," ujar Jozeph Paul Zhang.
Jozeph Paul Zhang pun menyebut, tidak ada pihak yang dirugikan dengan adanya LGBT maupun kumpul kebo tersebut.
"Apakah kumpul kebo itu ada yang dirugikan? Apakah ada yang dirugikan jika tetangga kita LGBT atau kumpul kebo? Ada gak yang dirugikan?," tutur Jozeph Paul Zhang.
Akan tetapi, kata Jozeph Paul Zhang, jika orang yang masuk ke agama Islam sudah pasti banyak merugikan orang lain.
Baca Juga: Jozeph Paul Zhang: Deddy Corbuzier Suka Self Service, Gue Kutuk Jadi Kodok
Adapun pihak yang dirugikan oleh orang-orang Islam tersebut, kata Jozeph Paul Zhang, yakni mereka yang bukan beragama Islam karena umat muslim menurutnya bangsa yang biadab.
"Tapi kalau anda jadi Islam, ada gak yang dirugikan? Banyak. Ketika anda jadi Islam yang dirugikan itu yang bukan Islam. Karena memang Islam ini bangsa yang biadab," ujarnya.
Berita Terkait
-
Anak 12 Tahun Direkrut Jadi Tentara Iran Hadapi Perang Timur Tengah
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Adopsi Strategi Mao Zedong, Rahasia 'Pertahanan Mosaik' Iran yang Bikin AS-Israel Pusing
-
Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
-
Hukum Menabung Emas Digital Menurut Islam Halal atau Haram? Ini Penjelasannya
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
BRI, PNM, dan PT Pegadaian Dorong UMKM Perempuan Lebih Produktif
-
BRI Peduli Salurkan 10.050 Paket Sembako Sambut Paskah 2026
-
Antrean Kendaraan Menuju Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Terurai
-
Heboh Iklan 'Jangan Angkat Telepon Zakat', Ini Klarifikasi Resmi Indosat IM3
-
Desa Sausu Tambu Tembus Prestasi Nasional, Ekonomi Pesisir Tumbuh Lewat Program Desa BRILiaN