SuaraBali.id - Cara bikin badan kurus saat puasa Ramadhan. Berat badan turun saat puasa Ramadhan jadi impian kaum pria dan wanita.
Sebab tidak sedikit juga yang malah mengalami kenaikan berat badan saat menjalankan ibadah puasa.
Beberapa faktor penyebab kenaikan berat badan saat puasa, salah satunya adalah mengonsumsi makanan berlebih saat berbuka.
Berikut cara bikin badan kurus saat puasa Ramadhan:
1. Hindari Junk Food
Junk food dan makanan olahan lainnya memang dipilih sebagian orang karena rasa yang enak dan memberikan sensasi ketagihan bagi orang yang menyantapnya.
Sebab, junk food mengandung MSG, sodium, lemak, dan pemanis buatan yang tinggi. Rendahnya nutrisi dan tingginya kalori tentu tidak sehat untuk tubuhmu, terlebih lagi mengonsumsi junk food hanya akan menambah lemak di perutmu.
Alih alih mengonsumsi junk food, kamu bisa memilih menu sahur dan berbuka yang diolah sendiri dan terjamin kandungan nutrisinya. Lebih baik memasaknya dengan cara dikukus, ditumis, direbus, atau dipanggang.
2. Konsumsi karbohidrat kompleks
Baca Juga: Awasi Peredaran Petasan Saat Ramadhan, Satpol PP Bantul: Ganggu Ya Ditindak
Mengonsumsi karbohidrat kompleks dapat membuatmu kenyang lebih lama sekaligus membantu menjaga kadar gula darah agar tetap stabil. Selain itu, makanan yang termasuk dalam karbohidrat kompleks juga memiliki banyak nutrisi.
Kamu bisa memulainya dengan mengganti nasi putih menjadi nasi merah. Contoh makanan karbohidrat kompleks lainnya adalah gandum utuh, kentang atau oatmeal. Sebagai tambahan, konsumsi juga makanan yang tinggi protein seperti telur, tempe, tahu, ikan, dan ayam bagian dada.
3. Jangan 'balas dendam' saat berbuka
Setelah kurang lebih 14 jam berpuasa, terbesit dalam diri untuk memakan semua hidangan yang tersedia di meja makan saat momen buka puasa. Tanpa disadari, bisa saja saat momen balas dendam tersebut kalori yang masuk ke tubuh akan melebihi kalori yang dibutuhkan setiap harinya.
Alhasil, terjadi surplus kalori yang membuat berat badan menjadi naik. Jadi, tetap makan sewajarnya ya!
4. Berbuka dengan yang manis secukupnya
Berita Terkait
-
4 Tips Jalani Ramadan versi Slow Living: Kurangi Drama, Perbanyak Makna
-
Stok Barang Impor Mampet, Pengusaha Ritel Cemas Momentum Lebaran 2026 Terganggu
-
Timun Suri dan Blewah Laris Manis Diburu Warga Saat Ramadan
-
Penting! Optimalkan Energi dan Fokus ke Teknik Biohacking di Bulan Ramadan
-
4 Calming Spray Penyelamat Cegah Jerawat Selama Puasa dan Aktivitas Outdoor
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
Vila di Tengah Sawah Gianyar Jadi Laboratorium Narkoba Mephedrone Bule Rusia
-
Hery Gunardi Paparkan Strategi Perbankan Indonesia Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Langkah Cerdas Keluarga Muda: Hindari Drama Mertua dengan Rumah Impian via BRI KPR
-
Iseng Buka Aplikasi Setelah Bayar Tagihan, Keluarga di Bali Malah Dapat Mobil BYD M6
-
Kenapa Berat Badan Naik Setelah Puasa? 5 Menu Buka Puasa Ini Bikin Kenyang Tanpa Nambah Lemak