Seorang mantan perwira angkatan laut yang terkenal karena tingkah laku dan humornya yang terkadang kasar, sang duke menikah dengan keluarga kerajaan pada tahun 1947, lima tahun sebelum Ratu naik tahta.
Dia adalah permaisuri terlama dari raja pemimpin Inggris mana pun.
Keluarga kerajaan sedang bersiap untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-100 pada 10 Juni.
Dia meninggalkan Ratu dan anak-anak mereka Pangeran Charles, Putri Anne, Pangeran Andrew dan Pangeran Edward. Dia memiliki delapan cucu dan 10 cicit.
Philip dirawat di rumah sakit pada 17 Februari setelah sakit di Kastil Windsor, tempat dia dan Ratu berlindung selama pandemi virus corona.
Pejabat istana mengatakan pada saat itu bahwa Duke bisa masuk ke rumah sakit dan dirawat karena sangat berhati-hati.
Dia dipulangkan pada 16 Maret setelah tinggal selama empat minggu yang mencakup prosedur jantung dan perawatan untuk infeksi yang tidak disebutkan namanya, yang tidak terkait dengan virus corona.
Dia dibawa ke mobil yang menunggu di kursi roda dan kembali ke Kastil Windsor, kediaman kerajaan di barat London, melambai kepada orang-orang di luar saat dia tiba.
Duke, yang pensiun dari tugas publik pada 2017, terakhir terlihat di depan umum di kastil pada Juli 2020. Dia juga difoto dengan Ratu pada November tahun lalu untuk menandai ulang tahun pernikahan ke-73 pasangan itu.
Baca Juga: Istana: Pangeran Philip Meninggal Dunia dengan Damai
Kematiannya memicu operasi peringatan dan pemakaman yang diberi nama sandi Forth Bridge, yang sesuai dengan permintaan almarhum duke untuk sedikit "keributan".
Rencana tersebut diubah selama beberapa bulan terakhir untuk beradaptasi dengan pandemi.
Pemakaman kemungkinan akan digelar dalam delapan hari. Sehari sebelum pemakaman, Duke akan diangkut ke Kapel St George.
Ada kemungkinan bahwa dia akan ditempatkan sementara di Royal Vault di bawah Kapel, dan akhirnya akan bergabung dengan Ratu di Kapel Memorial George VI setelah kematiannya.
Selama kunjungan ke Runnymede Air Forces Memorial awal bulan ini untuk memperingati 100 tahun Angkatan Udara Australia, Ratu mengatakan kepada komisaris tinggi Australia George Brandis bahwa dia telah merenungkan seratus tahun mengingat ulang tahun ke-100 Philip yang akan datang pada bulan Juni.
Berita Terkait
-
Profil Pangeran Andrew, Gelar Pangerannya Dicabut Raja Charles III
-
Harta Karun Tersembunyi Assad: Potret Ratu Elizabeth II Ditemukan di Istana yang Dikuasai Pemberontak
-
Donald Trump Pernah Bikin Ratu Elizabeth II Marah Besar Gara-gara Hal Ini
-
Sodara Tiri Bongkar Tabiat Meghan Markle Terhadap Keluarga, Minta Segera Insyaf Sebeum Terlambat
-
Pakar Kerajaan Ungkap Harapan Ratu Elizabeth II Terhadap Meghan Markle yang Kini Telah Pupus
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Harga Samsung Galaxy S26 Series di Indonesia, Varian Mana Paling Worth It?
-
Koster Ingin Presiden Prabowo Buka PKB 2026, Sekaligus Bahas Bali Jadi Pusat Keuangan Dunia
-
Buron Korupsi Proyek Jalan Gunung Tunak Terdeteksi di Mataram, Kejari: Jangan Coba-coba Melindungi
-
Warning! Pemkot Mataram Larang Dapur Makan Bergizi Pakai Gas Subsidi
-
Kejari Mataram Mulai Bidik Pengurus PMI Terkait Penyelidikan Dana 2025