SuaraBali.id - 5 makanan bikin kurus dan makanan diet jelang Ramadhan. Diet sehat akan memberikan jumlah energi yang tepat bagi tubuh.
Ada beberapa pilihan makanan untuk diet yang dapat mendukung program menurunkan berat badan.
Memang benar kunci utama dari proses menurunkan berat badan adalah menjalani pola makan atau diet yang sehat.
1. Buah dan Sayuran
Buah dan sayuran merupakan salah satu jenis makanan yang harus dikonsumsi. Jenis makanan ini perlu dikonsumsi bersama dengan makanan pokok lainnya untuk mendapat gizi seimbang.
Buah dan sayur mengandung nutrisi baik untuk tubuh, seperti vitamin, mineral, dan serat. Dengan begitu, mengonsumsi buah dan sayur juga dapat menurunkan risiko penyakit kronis.
Jenis buah dan sayur untuk pola makan diet harian meliputi pisang, apel, anggur, jeruk, wortel, brokoli, paprika, dan sebagainya.
2. Gandum Utuh
Sumber karbohidrat kompleks ini mengandung serat baik bagi tubuh. Di dalam gandum utuh terdapat berbagai vitamin dan mineral utama untuk membantu tubuh merasa kenyang dan menjaga berat badan.
Baca Juga: Tempat Hiburan Malam Ditutup, Kemenag Tangsel: Ngapain Ramadhan pada Joget
Sumber serat ini kaya akan vitamin B, folat, zat besi, kalium, dan magnesium. Kandungan gandum utuh dapat ditemui di beberapa jenis makanan mulai dari beras merah, soba, popcorn, havermut (oatmeal), dan roti atau pasta.
3. Protein Tanpa Lemak
Protein juga menjadi sumber energi utama yang diperlukan tubuh. Namun perlu seimbang karena protein yang mengandung tinggi lemak bisa menyebabkan obesitas.
Oleh karena itu, penuhi kebutuhan zat gizi dengan mengonsumsi protein tanpa atau rendah lemak. Konsumsi ikan, daging, telur atau putih telur, tahu, kacang polong, serta susu dan produk susu rendah lemak.
4. Rendah Gula dan Garam
Saat diet, kamu harus mengurangi konsumsi garam, gula, dan minyak. Ketiganya penting untuk menurunkan berat badan secara efektif. Mengapa demikian? Makanan tinggi gula, garam, minyak, dan minyak biasanya memiliki kalori tinggi yang tidak baik untuk kesehatan. Pasalnya, makanan dengan kalori tinggi bisa memicu kenaikan berat badan dan risiko penyakit.
Berita Terkait
-
Instagram Hapus Akun Bot, Luna Maya Kehilangan 800 Ribu Followers
-
Kapten Persita Diincar Klub Elit Brunei, Bakal Duet dengan Ramadhan Sananta?
-
Bakal Ikuti Jejak Ramadhan Sananta, Kapten Persita Muhammad Toha Diincar Klub Liga Malaysia
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Safrie Ramadan Pacar Jule Minta Maaf Usai Jadikan Anak Na Daehoon Bahan Lelucon Konten Sensitif
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Bagikan Dividen Rp3,5 Triliun, Ini Daftar Jajaran Direksi Indosat Yang Baru
-
Mengapa Perjalanan 20 Hari Para Biksu Ini Jadi Sorotan Dunia?
-
Teddy Indra Wijaya Kian Populer, Pengamat: Publik Mulai Bertanya, Dipersiapkan Jadi Apa?
-
Waspada! Sapi Berdokumen Palsu dari Jembrana Terungkap, Karantina Bali Amankan 25 Ekor
-
Hari Ini, BRI Cairkan Dividen Tunai Rp31,47 Triliun kepada Pemegang Saham