SuaraBali.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali mendistribusikan bantuan bencana Siklon Tropis Seroja yang melanda beberapa wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu mengatakan bantuan itu dikirimkan melalui beberapa tahap.
Tahap pertama berupa 15 paket lauk pauk, 30 paket makanan siap saji, 30 paket makanan tambah gizi, 280 lembar selimut, 600 lembar sarung, 1.000 lembar masker kain, dan 1.000 lembar masker medis.
"Bantuan itu ditujukan untuk korban terdampak di Desa Wayburak, Kecamatan Waywerang Adonara Timur dan Desa Nelelamadiken, Kecamatan Ileboleng Kabupaten Flores Timur dengan cara diangkut menggunakan kapal motor antarpulau," katanya.
Selain itu, lanjut dia, terdapat pula bantuan berupa alat tes cepat antigen sebanyak 2.250 yang didistribusikan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur.
Selanjutnya, bantuan tahap kedua ditujukan untuk korban di Desa Nelamadiken, Kecamatan Ile Boleng dan Desa Waiburak, Kelurahan Waiwerang Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur berupa 987 paket lauk pauk, 972 paket makanan siap saji, 972 paket makanan tambah gizi, 2.720 lembar selimut dan 1.400 lembar sarung.
"Bantuan tahap kedua ini juga menyertakan sebanyak 7.750 alat rapid test antigen yang didistribusikan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur," katanya.
Ia menjelaskan bantuan dari berbagai pihak turut didistribusikan melalui udara antara lain dengan menggunakan pesawat cargo melalui bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta menuju Bandara Larantuka, Nusa Tenggara Timur dengan estimasi tiba pada hari ini, Rabu (7/4) pukul 08.00 pagi waktu Larantuka (WITA).
Adapun bantuan yang diangkut merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan berupa 100.000 buah APD, 100.000 lembar masker bedah, 100.000 lembar masker anak, 5.000 lembar masker N95, dan 100.000 lembar masker kain.
Baca Juga: Viral Kisah Bocah Selamat Usai Hanyut Terseret Banjir Bandang NTT
Terdapat pula bantuan dari BNPB berupa 360 paket lauk pauk, 360 paket makanan siap saji, 360 paket makaan tambah gizi, dan 10.000 alat rapid antigen.
Sementara itu, dari Surabaya dengan menggunakan pesawat kargo, tambahan bantuan 6 set tenda keluarga serta bantuan dari Kementerian Sosial diberangkatkan menuju Kupang, NTT. Pesawat kargo ini tiba pada Rabu (7/4), pukul 08.00 WITA.
Melalui Bandar Udara Soekarno - Hatta, Tangerang, Banten akan diberangkatkan juga bantuan dengan menggunakan pesawat kargo Myindo menuju Kupang, NTT dengan estimasi tiba pada Rabu (7/4) pukul 15.00 WITA.
Adapun bantuan yang diangkut merupakan bantuan dari BNPB berupa 295 buah kasur lipat, 5.000 lembar selimut, 20.000 alat test antigen, 5.040 buah pembalut wanita, 260 paket perlengkapan bayi, 12 set tenda pengungsi, 642 paket lauk pauk, 408 paket makanan siap saji, 408 paket makanan tambah gizi, 50.000 lembar masker kain, 100.000 lembar masker medis dan 50.000 lembar kain anak, demikian Raditya Jati . (Antara)
Berita Terkait
-
Titik Rawan Banjir Jaksel Dibenahi: Lumpur Kali Mampang Diangkat, Tanggul Diperkuat
-
Gegara Karhutla hingga Banjir Sumatra, Suahasil Tambah Anggaran TKD 2026 Jadi Rp 720 T
-
3 Rekomendasi Masker Wajah Glad2Glow untuk Kulit Bersih, Lembap, dan Glowing
-
BMKG Ingatkan Gelombang 4 Meter dan Ancaman Banjir Rob di Sejumlah Pesisir
-
Kasatgas PRR Paparkan Capaian Pemulihan Sumatera, Normalisasi Sungai Dipercepat Cegah Banjir Susulan
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo