SuaraBali.id - Bupati Jembrana I Nengah Tamba menghadiri rapat terpadu penanganan konflik bersama. Rapat itu membahas situasi kambtibnas di Jembrana pasca beredarnya unggahan bernuansa SARA melalui media sosial.
Hadir dalam rapat, unsur FKUB Jembrana, Wabup Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, Ketua DPRD Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi, Kasdim 1617 Jembrana serta Sekda I Nengah Ledang.
Bupati Tamba memberikan apresiasi atas penanganan cepat oleh jajaran TNI/ Polri. Ia mengajak warga Jembrana utamanya yang beragama hindu tidak terprovokasi sambil menunggu hasil penanganan aparat.
"Saya sampaikan terima kasih atas respon cepat jajaran TNI dan Polri. Saat ini pemilik akun sudah diamankan. Kita tunggu proses hukumnya, apakah dinyatakan bersalah atau tidak kita percayakan kepada yang berwenang," ujarnya sebagaimana dilansir Beritabali.com (jaringan Suara.com).
Tamba juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak ikut terprovokasi. Ia berharap semua pihak sama sama menahan diri agar situasi kamtibnas di Jembrana yang sudah baik selama ini tetap kondusif. Lebih lanjut, Bupati Tamba berharap dari kejadian ini bisa dijadikan pelajaran, agar semua saling instropeksi diri.
"Yang paling terpenting saat ini adalah bagaimana perayaan Nyepi ini berjalan dengan baik. Kejadian ini ujian bagi kita. Jangan sampai gara-gara postingan tersebut kerukunan kita terganggu. Terkait persoalan hukumnya, kita percayakan kepada aparat," terangnya.
Sementara itu, Kapolres Jembrana sempat menyampaikan kronologis dari peristiwa tersebut. saat ini, katanya pemilik akun sudah melaporkan diri ke Polsek Pekutatan. Pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polda Bali dan mengambil langkah mengamankan yang bersangkutan di Polda.
"Sedang didalami apakah memang di-hack atau memang postingannya. Sampai saat ini yang bersangkutan masih di Polda dan nanti hasilnya akan di-release," ujar Kapolres.
Ia juga berjanji akan profesional dalam menangani permasalahan ini. Selain itu, pihak kepolisian akan mengusut tuntas dan tidak akan menutup-nutupi hasilnya.
Baca Juga: Peduli Kedaruratan, Pemerintah Kabupaten Jembrana Bali Luncurkan JES
Di sisi lain, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jembrana, Komang Arsana berharap masalah unggahan tersebut tidak mengganggu.
Senada dengan Bupati, ia mengajak masyarakat mempercayakan permasalahan kepada aparat yang bertugas.
"Mudah-mudahan apa yang di sampaikan oleh pak Kapolres tadi bisa meredam situasi, saya juga berharap kejadian ini tidak berulang lagi," harapnya.
Dalam rapat terbatas itu, seluruh peserta sepakat permasalahan akan diproses secara hukum serta mengikuti perkembangannya hingga terungkap fakta sebenarnya. Selain itu, kepada seluruh lapisan masyarakat Jembrana juga diimbau, selama perayaan Nyepi untuk tetap menjaga tetap kondusifnya Kamtibmas di masing-masing wilayah.
Berita Terkait
-
Begini Reaksi Gisel saat Video Syur Miliknya Beredar ke Media Sosial
-
Gemar Makan Masakan Mahal, Mobil Sisca Kohl Rupanya Mewah dan Langka
-
Polisi Virtual Verifikasi 89 Konten Ujaran Kebencian, Terbanyak di Twitter
-
Viral Video Nadya Arifta Gelar Bridal Shower, Siap Dinikahi Kaesang?
-
Tidak Sadar, Revenge Bedtime Procrastination Mungkin Sering Anda Lakukan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten
-
Proyek Rumah Sakit di Denpasar Terbakar, 2 Korban Dirawat Intensif
-
Bali Silent Disco Dituding Diskriminasi WNI, Koster: Ternyata Tidak Seperti Diberitakan!
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih