SuaraBali.id - Soto Bakso Imbo menjadi salah satu kuliner legendaris yang dijual sejak 1972, di kawasan sekitar Setra Badung, Bali.
Pewaris penjual Soto Bakso Imbo generasi kedua yakni sulung dari 3 bersaudara, I Putu Sanjaya sempat meladeni permintaan pelanggan untuk dikirim ke Melbourne, Australia.
"Sekitar 4 jam perjalanan ke Australia, waktu diterima masih hangat, kata pembelinya lewat telpon saya," katanya dilansir laman BeritaBali, Senin (1/3/2021).
Tidak hanya itu, sejumlah permintaan pengiriman ke luar Bali juga pernah dilayaninya di beberapa daerah seperti Lombok dan Jawa. Bahkan, lanjutnya, ada juga warga asing atau bule yang rutin ke warung setiap kali berkunjung ke Bali
Dari pengakuannya, usaha yang digeluti sang ayah, I Made Sueca ini beberapa kali pindah lokasi namun tetap di kawasan Setra Badung.
Gerobak yang masih utuh hingga saat ini masih dipajang di warungnya saat ini yang berlokasi di Gunung Krakatau yang letaknya juga tidak begitu jauh dari Setra Badung.
Ketika ditanya apakah ada niatan selama ini untuk dijual dengan gerobak keliling, ia menuturkan, hal itu tidak dilakukannya karena ia percaya taksu makanan akan hilang jika dijual keliling.
"Taksunya jadi ikut keliling," kata lelaki yang sempat keliling nusantara ini sebelum mantap menggantikan sang almarhum bapak.
Selama ini, kata dia, ia hanya mengandalkan promosi dari mulut ke mulut. Saking dikenal, I Putu Sanjaya tidak mendaftarkan usahanya itu ke perusahaan aplikasi antar makanan sebagai mitra. Lucunya, konsumen yang menyuruh ojek online untuk belanja di tempatnya.
Baca Juga: Makna di Balik Kelezatan Nasi Bira, Simbol Anugerah Ilmu Pengetahuan
"Saya pun ngga tahu Soto Bakso Imbo sudah punya website dan orang telpon saya pesan bakso dari google," guyonnya.
Sementara itu, sang adik, Ni Made Julianti, menjelaskan kelebihan soto baksi Imbo dibandingkan warung yang menjual menu sejenis.
Ia mengakui kelebihan yang ditonjolkan dibandingkan soto bakso lainnya adalah menu yang lengkap seperti bakso, tahu, sumsum, lobak, lemak, balung spesialis daging sapi. Selain menu lengkap, yang menjadi keunggulan Soto Bakso Imbo adalah sambelnya.
"Banyak konsumen yang mengatakan sambelnya yang terkenal disini sehingga dikenal juga Bakso Setan, juga dikenal Bakso Soto Imbo, Soto Bakso Imbo, dan bahkan menyebut Bakso Soto Kuburan karena letaknya yang berada dekat kawasan kuburan Setra Badung," katanya.
Ke depan, generasi kedua ini juga merencanakan pembukaan cabang oleh sang adik bungsu yakni I Nyoman Suhendra di jalan raya Imam Bonjol atau Imbo. Ia juga berharap usaha keluarga ini bisa dilanjutkan ke generasi berikutnya atau generasi ketiga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka