SuaraBali.id - Trik baru maling motor di Bali dengan memberikan obat tidur ke kopi calon korban. Itu dilakukan Wagito, sang maling.
Korbannya adalah Putu Ngurah Buda Arta, pria berusia 33 tahun asal Banjar Punduh Luh, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Buleleng.
Putu ketiduran, lalu sepeda motor dan HP nya malah dibawa kabur teman ngopi.
Kronologinya, korban Putu Ngurah sedang bertamu di kos-kosan temannya Hamdan di Banjar Tegaltamu, Desa Batubulan Kecamatan Sukawati, pada Sabtu (23 Januari 2021) lalu sekitar pukul 20.00 WITA.
Saat itu pula, ada pelaku Wagito, 28, asal Dusun Pesisir, RT 002, RW 002, Kelurahan Mlandingan Kulon, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten, Situbondo, Jawa Timur.
Ketiganya asyik ngobrol sambil ngopi. Tapi ternyata, pelaku Wagito yang bertugas membuat kopi, sengaja mencelupkan 4 tablet obat tidur.
Alhasil, korban tak kuasa menahan rasa kantuk hingga akhirnya ketiduran.
Korban pun meletakkan HP Vivo Z1 Pro Warna Biru dan kunci sepeda motor Vario DK 2777 UAZ miliknya di sebelahnya saat tidur.
Saat inilah, pelaku Wagito beraksi. HP dan sepeda motor korban dibawa kabur.
Baca Juga: Layanan Vaksinasi Covid-19 Secara Drive Thru di Bali
Korban pun ketiduran sendirian di kos-kosan tersebut. Sehingga saat korban terkejut saat bangun keesokan harinya, Minggu (24 Januari 2021) sekitar pukul 06.00 WITA.
Begitu membuka mata, korban kaget melihat sepeda motor dan HP nya hilang. Atas peristiwa tersebut korban mengalami kerugian mencapai Rp21 Juta dan melapor ke Polsek Sukawati.
Berdasarkan sejumlah petunjuk, jajaran Polsek Sukawati akhirnya berhasil membekuk pelaku pencurian dengan modus memberikan obat tidur kepada korbannya. Pelaku Wagito sudah diamankan Unit Reskrim Polsek Sukawati pada hari Selasa (24/2) sekitar pukul 11.00 WITA.
Kapolsek Sukawati AKP I Made Ariawan P, ketika dikonfirmasi Minggu (28/2) menjelaskan, atas laporan tersebut pihaknya kemudian melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi di seputaran TKP. Dugaan pun mengarah pada pelaku Wagito.
Selanjutnya Unit Opsnal Polsek Sukawati melakukan 'profiling' terhadap terduga pelaku ini dan didapat infomasi bahwa yang bersangkutan sudah pulang ke Jawa Timur.
"Pelaku juga sempat kos selama 10 hari di seputaran Ramayana dekat terminal Bungarasih Kota Surabaya," ujarnya.
Berita Terkait
-
BRI Peduli Dukung Komitmen Kelola Sampah Modern Melalui Dukungan Operasional
-
Seteguk Kopi di Tengah Peluh, Jeda Singkat Seorang Pekerja
-
Hujan, Kopi, dan Alasan untuk Tidak Segera Pergi
-
Update Klasemen BRI Liga 1 2025/2026 Usai Persebaya Surabaya Tundukkan MU
-
Di Balik Operasi Lutut: Pakai Robot Hingga Kopi Bikin Osteoporosis?
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Terkuak! Saksi Kunci Pembunuhan Brigadir Nurhadi Terima Rp35 Juta dari Kompol Yogi
-
Kepala Kanwil BPN Bali Resmi Jadi Tersangka, Ini Kasusnya!
-
Rahasia Gaya Gen Z 2026: 4 OOTD Viral Bikin Langsung Terlihat Stylish & Elegan
-
5 Alasan iPhone 17 Pro Max Masih Diburu di Awal 2026
-
7 Camilan Sehat Ini Bikin Kenyang Tanpa Takut Gemuk