SuaraBali.id - Kejadian miris dialami seorang perempuan asal India, ditemukan di bak mandi dengan penuh air seni dalam kondisi kurus kering.
Perempuan itu, dijadikan budak oleh sepasang suami istri di Australia dan mereka pun didakwa sebagai tersangka dan akan menjalani sidang pada Rabu mendatang di Mahkamah Agung Victoria.
Sebagaimana BeritaBali melansir ABC News, Selasa (16/2/2021), sepasang tersangka itu berinisial KK didakwa telah mempekerjakan perempuan tersebut sebagai budak antara 2007 dan 2015 dan keduanya mengaku bersalah.
Jaksa Richard Maidment QC mengatakan, di pengadilan bahwa suami dan istri "mengganggu" kebebasan memilih, bergerak, dan komunikasi perempuan. Maidment mengatakan hak perempuan India untuk mendapatkan perawatan yang tepat telah "dirampas". Dia juga mengatakan pasangan tertuduh tidak membayar gajinya.
"Masing-masing dari mereka menjalankan kontrol yang sedemikian rupa atas hak-hak dan kebebasan fundamental… sebagai negara perbudakan," kata Maidment.
Dari keterangan didapat Mahkamah Agung, pasangan itu bertemu perempuan yang tidak disebutkan namanya tersebut, saat mengunjungi negara bagian Tamil Nadu di India.
Sebelum dia diduga diperbudak, perempuan itu mengunjungi Australia dua kali untuk bekerja untuk pasangan itu dan bisa pulang ke India.
Tetapi pengadilan mendengar keadaan memburuk ketika dia kembali ke Australia untuk kunjungan ketiga pada Juli 2007, dan dia tidak kembali selama delapan tahun.
"Asal mula dari seluruh pengaturan adalah [korban] akan dibayar, Dia bekerja sangat keras. Selama delapan tahun," katanya.
Baca Juga: Bayi Kembar Diculik Monyet, Satu Dilempar dari Atap hingga Tewas
Selama tinggal bersama pasangan tersebut, perempuan itu bertanggung jawab untuk mengasuh ketiga anak mereka, memasak dan melipat pakaian.
Seiring waktu, pengadilan mendengar intensitas kontak perempuan itu dengan keluarganya sendiri di India menjadi lebih jarang.
Pada Juli 2015, perempuan itu pingsan di lantai kamar mandi dan dibawa ke Rumah Sakit Box Hill di mana dia menjalani perawatan intensif. Paramedis yang menanggapi menemukan perempuan itu di genangan air kencingnya sendiri, menggigil, dan dengan suhu 28,5 derajat Celcius, beratnya hanya 40 kilogram.
"Dia dikatakan berada dalam kondisi kurus kering," kata Maidment.
Berita Terkait
-
Australian Open: Barty dan Tsitsipas Melaju ke Babak Keempat
-
Seekor Singa Bertamu ke Sebuah Hotel Mewah, Penjaga Langsung Ngumpet
-
India Punya Media Sosial Mirip Twitter?
-
Samburan Abu Gunung Raung Capai 5.500 Meter, Terpantau dari Australia
-
Australian Open 2021: Serena Williams Melaju ke Putaran Ketiga
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
BRI Hadirkan Kredit Mobil dan EV via Super Apps BRImo, Bunga Mulai 2,85%
-
Maknai Tahun Kuda Api, BRI Imlek Prosperity 2026 Perkuat Layanan Wealth Management Nasabah
-
Bali Tutup Total Jalur Mudik 24 Jam Saat Nyepi, Pemudik Bisa Titip Kendaraan di Sini
-
Bosan Sama Nastar? 5 Kue Lebaran 'Anti-Mainstream' Ini Dijamin Jadi Favorit Gen Z
-
1 Tahun Danantara, BRI Berikan Dukungan Pendidikan Lewat 5.500 Paket Sekolah