SuaraBali.id - AES, seorang pria asal Melaya, Jembrana, Bali ditangkap polisi karena menjadi garong alias pencuri.
Ia nekat melakukan aksi pencurian setelah jadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) karena pandemi corona.
Pelaku diduga nekat mencuri tas milik korban bernama Kadek Dwi Bagus Wirawan yang ditaruh di rumah temannya di Gilimanuk pada Kamis (21/1/2021) lalu.
Kapolsek Gilimanuk, Kompol Gusti Nyoman Sudarsana mengatakan, tas tersebut berisi uang tunai Rp1,3 juta, dua buah HP, kartu ATM BNI dan kartu Brizzi.
"Setelah menerima laporan dari korban, kemudian jajarannya melakukan penyelidikan serta meminta keterangan saksi dan korban. Hasilnya tersangka berhasil diamankan di Jawa Timur karena tersangka sempat ke rumah mertuanya di Sidoarjo," ujarnya Kamis (11/2/2021) seperti dikutip dari Beritabali.com (jaringan suara.com).
Selain penangkap pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti di antaranya 2 HP, dan dua kartu ATM dan sepeda motor Honda Beat warna putih merah DK 4837 QZ tahun 2016 dan tas warna hitam.
Setelah diamankan, AES menjalani pemeriksaan guna proses hukum lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Satu Santri Tewas Dibakar, Satu Guru Tersangka Kejahatan Seksual di Pesantren
-
Viral Video 3 Santri Dibakar di Lombok, Satu Meninggal
-
Malam Hari Tiba-tiba Dingin? BMKG Jelaskan Fenomena 'Bediding' yang Viral
-
Bali United Akhiri Kerja Sama Peminjaman Yusuf Meilana
-
Kasus Vila Sekotong Lombok: 30 Warga Australia Rugi Rp86,5 Miliar