SuaraBali.id - Kasus tersebarnya video mesum di ruang isolasi RSUD masih diselidiki jajaran kepolisian Polres Dompu. Kapolres Dompu, AKBP Syarif Hidayat mengatakan, penyidik masih memeriksa sejumah pihak yang terkait dalam kasus tersebut.
Dari hasil pemeriksaan itu, diketahui, diduga kuat penyebar video mesum itu ternyata melibatkan orang dalam rumah sakit. Diduga mereka adalah tiga oknum pegawai RSUD Kabupaten Dompu.
"Kami sudah memeriksa tiga orang saksi yang menyebar video ini," ujar Kapolres Syarif Hidayat saat jumpa pers, Jumat (22/1) sebagaimana dilansir Beritabali.com (jaringan Suara.com).
Ia menyebutkan, saksi pertama berinisial DT (31) PNS perawat RSUD Dompu. Kemudian FS (35) honorer RSUD Dompu dan saksi ketiga berinisial A (31) PNS RSUD Dompu.
Dari hasil pemeriksaan, Kapolres AKBP Syarif Hidayat menerangkan polisi sudah menetapkan dua pegawai RSUD tersebut sebagai tersangka.
Sementara barang bukti yang diamankan yakni satu buah HP Samsung warna silver milik oknum A yang digunakan untuk merekam dari layar monitor CCTV yang ada.
Satu HP Oppo warna hitam milik oknum HM yang digunakan menyebar mentransfer dan mengirimkan video mesum.
Kemudian satu unit draf penyimpanan CCTV pada ruang isolasi rumah sakit setempat. Ketiga alat bukti ini akan dibawa ke Polda NTB untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Untuk pemeran wanitanya pada video mesum yang melibatkan oknum polisi tersebut, Kepolisian juga akan melakukan klarifikasi kepada pihak RSUD Dompu. Hal itu untuk mengetahui, sampai sejauh mana pengamanan RSUD tersebut sehingga bisa meloloskan yang bersangkutan hingga bisa bertemu oknum polisi yang sedang terkonfirmasi Covid-19, hingga melakukan perbuatan mesum di ruang isolasi rumah sakit.
Baca Juga: Reaktif Covid-19, Oknum Polisi Malah Mesum di Ruang Isolasi RSUD
Sebelumnya, anggota polisi berinisial F di salah satu unit jajaran Polres Dompu, Nusa Tenggara Barat, terancam diproses dan dikenakan peraturan disiplin hingga sidang kode etik.
Pasalnya, F yang sedang menjalani masa karantina di RSUD Kabupaten Dompu, tertangkap kamera pengawas berbuat mesum di ruang isolasi. Parahnya lagi, video mesum tersebut viral di medsos dan pihak rumah sakit melaporkan ke polisi.
Hasil penyelidikan polisi, video mesum di ruang isolasi RSUD Dompu yang viral di medsos, akhirnya terungkap.
Pemeran pria dalam video berdurasi 1 menit 30 detik itu, oknum anggota Polres Dompu.
Kepastian itu disampaikan Kapolres Dompu, AKBP Syarif Hidayat saat jumpa pers, Jumat (22/1). Syarif Hidayat mengatakan, dari hasil pemeriksaan Propam dan keterangan pegawai RSUD Dompu, pria di dalam video tersebut oknum anggota di salah satu unit jajaran Polres Dompu.
"Memang benar pemeran dalam video tersebut adalah oknum anggota Polres Dompu berinisial F,” ujar Kapolres, didampingi Kasat Reskrim Polres Dompu, Iptu Ivan Roland Cristofel.
Diketahuii, oknum anggota tersebut sedang menjalani isolasi di ruang isolasi kamar nomor 6 RSUD Dompu. Ia dinyatakan reaktif Covid-19 dari hasil rapid test.
Berita Terkait
-
Reaktif Covid-19, Oknum Polisi Malah Mesum di Ruang Isolasi RSUD
-
Sebar Video Mesum di Ruang Isolasi, Pegawai RUSD Jadi Tersangka
-
Rekam Adegan Syur Bareng Cewek Baru Kenalan, DM Diringkus Polisi
-
Parah! Adegan Mesum di Ruang Isolasi Covid Terekam CCTV, Perawat Diperiksa
-
Video Mesum di Ruang Isolasi COVID-19 RSUD Dompu Diduga Diperankan Polisi
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
Terkini
-
Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!