Scroll untuk membaca artikel
Husna Rahmayunita | Amertiya Saraswati
Selasa, 12 Januari 2021 | 14:33 WIB
Ilustrasi dress. (Unsplash/Tamara B)

SuaraBali.id - Mengganti baju setiap hari sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Selain untuk penampilan, berganti baju menandakan kalau orang suka kebersihan.

Tapi apa jadinya kalau selama 100 hari tak ganti baju? Itu yang dilakukan seorang wanita kali ini.

Wanita tersebut hanya memakai satu baju selama 100 hari penuh, tanpa menggantinya dengan pakaian lain. Hanya sesekali melakukan kombinasi.

Seorang perempuan 52 tahun bernama Sarah Robbins-Cole menarik perhatian setelah mengikuti tantangan bernama 100 Day Dress Challenge. Tantangan itu mengharuskannya memakai 1 baju yang sama selama 100 hari.

Baca Juga: Nenek Imut Dipuji-puji Usai Respons Orang-orang yang Membencinya

Menyadur Mirror, tantangan itu diadakan oleh brand bernama Wool&. Selama tantangan, Sarah hanya boleh memakai gaun Rowena warna hitam yang terbuat dari wol merino.

Selama 100 hari, Sarah pun memakai gaun tersebut untuk bekerja, jalan-jalan, bersantai di rumah, bahkan saat Natal. Meski tak biasa, Sarah menyebut bahwa pengalaman itu malah membuatnya tak ingin membeli baju baru lagi.

Sarah mengikuti 100 Day Dress Challenge sejak tanggal 16 September 2020 silam. Tantangan itu dimaksudkan untuk mencoba menjalani hidup tanpa fast fashion demi menyelamatkan Bumi.

Istilah fast fashion sendiri mengacu pada model pakaian yang terus berganti secara cepat. Namun, yang Sarah lakukan adalah sebaliknya.

"Yang membuatku terkejut, memakai gaun yang sama selama 100 hari berturut-turut tidak mengubah apa pun dari hidupku," kisah Sarah.

Baca Juga: Kepergok Beli Kain untuk Lesti Kejora, Ivan Gunawan Beberkan Harganya

Viral Wanita Pakai 1 Baju Sama untuk 100 Hari (instagram.com/thisdressagain)

"Sebaliknya, ini menginspirasiku untuk melakukan lebih dan tidak membeli baju baru atau aksesoris lagi sejak 1 Januari 2021 hingga 1 Januari 2022."

Load More