SuaraBali.id - Vaksin Covid-19 buatan Oxford digadang-gadang memiliki formula pemenang yang membuatnya efektif terhadap varian baru virus Corona. Apa itu?
Dilansir dari Independent, Kepala perusahaan di balik vaksin virus corona baru Oxford / AstraZeneca mengatakan para peneliti telah menemukan "formula pemenang". Apa itu?
Formula pemenang itu ialah dua kali dosis vaksin tersebut. Kepala AstraZeneca Pascal Soriot mengatakan bahwa dia yakin bahwa data selanjutnya dari uji coba vaksin akan menunjukkan bahwa vaksin itu telah mencapai kemanjuran yang setara dengan Pfizer / BioNTech pada 95 persen dan Moderna pada 94,5 persen.
“Kami pikir kami telah menemukan formula kemenangan dan bagaimana mendapatkan kemanjuran yang, setelah dua dosis, ada di sana dengan orang lain,” katanya, menambahkan: “Saya tidak dapat memberi tahu Anda lebih banyak karena kami akan menerbitkannya di beberapa titik. ”
Baca Juga: Los Angeles Tsunami COVID-19 Jelang Tahun Baru, 2 Orang Tewas Tiap Jam
Komentar Soriot kemungkinan akan meningkatkan harapan untuk vaksin karena laporan menunjukkan regulator Inggris dapat melihat jab disetujui dalam beberapa hari.
Kanselir Rishi Sunak telah memuji upaya vaksinasi sejauh ini, ia mengatakan bahwa akan ada hari-hari dan bulan-bulan yang sulit ke depan.
"Tetapi ada alasan untuk melihat ke depan ke masa depan yang lebih cerah dan apa yang dijanjikan pada tahun 2021.
“Peluncuran awal vaksin - dan pekerjaan luar biasa dari para ilmuwan dan NHS - berarti kami sekarang dapat melihat cahaya di ujung terowongan dengan pandemi ini."
Pada Malam Natal, Departemen Kesehatan dan Perawatan Sosial mengatakan lebih dari 600.000 orang telah menerima dosis pertama vaksin Covid-19, menurut Press Association.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Hari Ini Jokowi Tolak Disuntik Vaksin Covid-19 Duluan?
Namun sejauh ini, peluncuran di panti jompo dibatasi di tujuh area.
Berita Terkait
-
Seorang Dokter di Inggris Coba Bunuh Pasangan Ibunya dengan Vaksin COVID-19 Palsu!
-
Pesta Seks Selama Pandemi dan Kebohongan Vaksin Covid-19, Dokter di New York Terancam Penjara!
-
Kemenkes Bantah Adanya Detoksifikasi Vaksin Covid-19, Definisinya Beda Jauh
-
Alert! Kemenkes Peringatkan Potensi Peningkatan Covid-19
-
Virus Corona Ngamuk Lagi, Kasus Covid-19 di Singapura Meroket Hingga Dua Kali Lipat
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
5 Restoran di Bali yang Cocok Untuk Acara Makan Bersama Keluarga
-
Thai Lion Air Kini Terbang dari Bali ke Bangkok, Jadwalnya 4 Kali Seminggu
-
Arus Balik dari Jawa ke Bali Mulai Meningkat, Akhir Pekan Diprediksi Jadi Puncaknya
-
7 Kolam Renang di Bali Murah Untuk Liburan Anak-anak
-
Dulu Turis Langsung ke Gili Trawangan, Kini Senggigi Dibidik: NTB Ubah Strategi Pariwisata