SuaraBali.id - KPU Denpasar menetapkan pasangan Calon Walikota dan Wakil Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara- I Kadek Agus Arya Wibawa (Jaya-Wibawa) sebagai pemenang di Pilkada Denpasar 2020.
Pasangan nomor urut 1 tersebut unggul, menumbangkan rivalnya dengan perolehan 184.655 suara atau 81,2 persen suara sah berdasarkan rekapitulais KPU.
Sementara pasangan rivalnya yakni Gede Ngurah Ambara Putra dan Made Bagus Kertha Negara (Amerta) meraih 42.730 suara atau 18,8 persen suara sah.
Setelah rekapitulasi usai, Jaya-Wibawa segera dilantik menjadi pemimpin daerah Denpasar. Penetapan resmi pasangan calon dilakukan paling lambat 17 Februari 2021.
"Paling lambat penetapan tanggal 17 Februari 2021, tetapi kami yakin prosesnya sebelum itu bisa selesai dan dilantik sesuai dengan waktu yang ditentukan," kata Ketua KPU Kota Denpasar I Wayan Arsa Jaya usai Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Tingkat Kabupatenatau Kota di Denpasar, Rabu (16/12/2020)
Dalam Pilwali Denpasar 2020, jumlah suara sah sebanyak 227.385 dan suara tidak sah 11.940. Seluruh pengguna hak pilih sebanyak 239.325 orang. Sedangkan total jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 444.929 orang.
Dengan selesainya rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat Kota Denpasar dari empat kecamatan itu, maka KPU tinggal menunggu proses berikutnya berupa keluarnya Buku Registrasi Perkara Konstitusi dari Mahkamah Konstitusi.
KPU Denpasar akan menetapkan calon terpilih setelah Buku Registrasi Perkara Konstitusi itu keluar.
"Kami menyampaikan banyak terima kasih kepada masyarakat Kota Denpasar yang telah berpartisipasi menyukseskan Pilwali Denpasar 2020," ucapnya.
Baca Juga: Geger Mayat Tergeletak di Kolong Jembatan Denpasar, Hidung Keluarkan Darah
Arsa Jaya menambahkan, meskipun pelaksanaan Pilkada 2020 berlangsung di tengah pandemi, belum ada pelanggaran protokol kesehatan sekaligus penyebaran COVID-19 yang terdeteksi karena pelaksanaan pilkada.
"Kami kerja sama dengan Satgas Penanganan COVID-19 Kota Denpasar. Sampai saat ini belum ada laporan yang mencolok terkait COVID-19. Kami bersyukur Pilkada 2020 ini berjalan lancar walaupun di tengah pandemi," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Transformasi BRIvolution Reignite Melaju Pesat, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian
-
Fakta Baru Kasus Kebakaran Maut Tewaskan Santri di NTB, Polisi Tambah Pasal untuk Tersangka
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten
-
Proyek Rumah Sakit di Denpasar Terbakar, 2 Korban Dirawat Intensif