SuaraBali.id - Warga digegerkan dengan penemuan mayat pria tergeletak di kolong jembatan Jalan Hasanudin Denpasar, Selasa (8/12/2020) pagi.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang saksi bernama Urip (28) yang tengah menyapu di dekat lokasi kejadian.
Saat ditemukan, kondisinya mengenaskan, hidung mengeluarkan darah dengan posisi terlentang tengadah posisi kepala di utara kaki di selatan.
"Saksi menemukan mayat di bawah jembatan. Korban mengenakan pakaian kemeja bercorak merah abu abu memakai celana tranning warna hitam, mengeluarkan darah dari hidung," ungkap Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi seperti dikutip dari Beritabali.com (jaringan Suara.com).
Saksi yang bekerja di Dinas PUPR Kota Denpasar tersebut lantas memberitahu temannya yang sedang bekerja, Adi Yasa (40).
"Saksi kedua yang dimintai keterangan mengaku sekitar 2 hari lalu sempat melihat korban jalan-jalan di tepian Tukad Badung," terang Sukadi.
Sementara terkait penyebab kematian korban, Sukardi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. Namun muncul dugaan korban tewas karena sakit.
"Ada dugaan korban sakit," ujarnya memungkasi.
Baca Juga: Viral Aksi Jambret Bule di Densel, Pelaku Tak Berkutik Didor Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Dari Pekerja Migran Jadi Pengusaha, Rosyidah Kembangkan UMKM Olahan Hasil Laut Bersama BRI
-
Hina Kapolda NTB, WNA Asal Prancis Dihukum 3 Bulan Penjara
-
Kuasa Hukum Sebut Kasus Santri Terbakar Tak Ada Unsur Kesengajaan
-
Respons Lonjakan Trafik Data, Indosat Targetkan 1.100 Titik 5G di Bali-Nusra pada Akhir 2026
-
Menembus Pelosok Desa, Kiprah Mantri BRI Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan