Scroll untuk membaca artikel
Husna Rahmayunita
Senin, 02 November 2020 | 07:47 WIB
Senator Bali, Arya Wedakarna. (Instagram/@aryawedakarna)

Peikatan Puri Sejebag Bali membahas isu yang belakangan ramai diperbincangkan yakni terkait dugaan pelecehan simbol agama yang dituduhkan kepada AWK hingga kasus Hare Khrisna (HK) dalam pertemuan, Minggu (1/11/2020).

Kordinator Peikatan Puri Sejebag Bali, Ida Tjokorda Putra Nindia menuturkan pertemuan ini dilatarbelakangi perasaan yang sangat tersentuh, melihat kondisi Bali saat ini.

"Kasihan dengan Bali, yang sudah sangat tenang damai, dengan agama Hindu Bali-nya yang dijaga oleh desa adat masing-masing. Dalam keadaan covid-19 yang mengancam kelangsungan pariwisata hingga ekonomi, lagi timbul masalah-masalah yang sangat sensitif," ujarnya.

Dia juga mengatakan barang siapa yang mengganggu keharmonisan masyarakat Bali, tentu harus diluruskan. Pertama yang besangkutan harus meminta maaf, kapada krama Bali, agar semuanya kambali tenang.

Baca Juga: Anggota DPD RI ke Pelajar: Seks Bebas Boleh Asal Pakai Kondom

"Terkait ucapan atau tindakan yang mengganggu, kalau ada ucapan yang menyentuh sesuhunan, agar mengadakan guru piduka di pura setempat," bebernya.

Adapun terkait masalah lapor melapor, Ida Tjokorda Putra Nindi mengatakan bagi yang merasa dirugikan, dipersilakan sesuai dengan hukum yang berlaku.

Load More