Tidak hanya di wilayah Badung, komplotan ini juga beraksi di 8 TKP di wilayah Bali. Dalam aksi pencurian tersebut, mereka berhasil menggasak uang korban di rekening ATM sebesar Rp22,5 juta.
"Jadi, sebelum ke Bali, komplotan ini sudah mempersiapkan alat-alat yang dipergunakan seperti stiker call center palsu, obeng, potongan plastik botol minuman, lem dan gunting," ujar sumber.
Sementara barang buktiyang diamankan dari para pelaku yakni 1 unit motor Vario dan Scoopy, empat helm, sebu obeng pipih, sebuah gunting, empat HP dan jaket.
Selanjutnya selembar stiker call center palsu berbunyi, "Layanan Pengaduan 24 Jam - Jangan Meninggalkan mesin ATM sebelum kartu ATM, uang dan struk transaksi telah diterima. Jika terjadi masalah saat bertransaksi, uang tidak keluar, kartu ATM tertelan segera hubungi Call Center: 0888 8986 4000".
Sementara Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol Dodi Rahmawan yang dihubungi belum memberikan komentar resmi terkait penangkapan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Persib vs Bali United: Polisi Terjunkan 2.106 Personel, Ini Titik Penyekatan Harus Dihindari
-
Kunci Jawaban Soal SNBT: Penalaran Umum
-
Warga Bali Keluhkan Asap Bakar Sampah Ganggu Istirahat, Ini Bahayanya untuk Kesehatan
-
Tips Belajar Literasi Bahasa Inggris untuk SNBT
-
Kunci Jawaban Soal SNBT: Literasi Bahasa Inggris