Selain dua nama di atas, aktivis sekaligus sutradara Dandhy Laksono menyampaikan pembelaannya kepada Jerinx.
Melalui akun Facebook pribadinya, Dandhy Laksono mengunggah ilustrasi yang menampilkan gambar Jerinx dengan gambar bendera merah putih dan tiga burung merpati di belakangnya.
Ilustrasi tersebut kemudian dibubuhi tulisan #BebaskanJRXSID #SayaBersamaJRX.
Sebagai narasi, ia menilai kritik Jerinx pada IDI bermula dari kasus persalinan yang wajib menjalani tes Covid-19.

Dengan adanya penerapan ini, banyak kasus bayi meninggal karena orang tua tak punya biaya untuk untuk tes yang awalnya mencapai 400 ribu.
Menurut Dandhy Laksono, dari suara kritis Jerinx ini semakin menegaskan adanya konspirasi dagang dalam dunia kesehatan.
Pembuat film dokumenter Sexy Killers itu mengatakan kritikan Jerinx memperjelas bibit konspirasi dagang di sektor kesehatan yang sudah lama tertanam.
Dia menyontohkan hal klasik yaitu anggapan kini dokter atau rumah sakit selalu mendorong pasiennya melahirkan lewat operasi cesar. Belum lagi strategi pemasaran susu formula yang menggeser penggunaan ASI.
Dandhy Laksono menilai pelaporan terhadap Jerinx justru kian memperburuk situasi. Sebab, hanya karena melontarkan kritik bernada cemoohan, seseorang bisa diperkarakan ke polisi.
Baca Juga: Modus Minta Uang Keamanan, 2 Preman Peras di Patumbak Diringkus
"Apakah kalau kita gantu ‘IDI petugas WHO’ akan lebih baik? Seperti ‘Presiden petugas partai’. Bagaimana dengan ‘IDI sahabat WHO’? atau ‘IDI sahabat perusahaan farmasi’? Apakah ‘sahabat’ bermakna lebih positif daripada ‘kacung’ dan tak akan terjerat UU ITE dan ditahan polisi?" tulisnya.
Sementara itu, rekan segrup band Jerinx yakni Bobby juga membagikan ilustrasi wajah Jerinx di akun Instagram pribadinya, @bobbybikul.
Vokalis SID tersebut memberikan semangat kepada sahabatnya yang tengah tersandung kasus hukum.
"Kebenaran akan menang.. stay strong, stay fight #bebaskanjrxsid #sayabersamajrx dan teruntuk @ikatandokterindonesia," tulis Bobby.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang