Baca 10 detik
- Konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran menyebabkan lonjakan harga plastik hingga 60 persen di Provinsi NTB.
- Kenaikan harga berbagai jenis kemasan plastik telah berlangsung sejak akhir Maret dan terus dikeluhkan para pedagang.
- Pedagang di Kota Mataram terpaksa tetap menggunakan plastik meski keuntungan berkurang akibat tingginya harga kebutuhan tersebut.
Ia mengakui, kenaikan harga kantong plastik ini sudah dirasakan sejak seminggu yang lalu.
“Ini sudah terjadi sejak seminggu yang lalu,” ujarnya.
Menurutnya, belum menemukan alternatif lain untuk mengganti penggunaan plastik.
Sehingga meski terjadi kenaikan, masih tetap menyediakan salah satu fasilitas tersebut untuk para konsumen.
Baca Juga:Demi Hemat BBM, Pemkot Ini Paksa Pejabat Naik Sepeda, Berani Tinggalkan Mobil Dinas?
“Kita jual jajanan ikan butuh plastik. Jadi tetap kita pakai meski harganya mahal,” tegasnya.
Kontributor: Buniamin