Kearifan Lokal Tabanan Jadi Harta Karun, Jineng dan Entil Resmi Miliki Hak Paten

Pengakuan Jineng dan Entil sebagai HAKI Komunal Ekspresi Budaya Tradisional dan Pengetahuan Tradisional

Muhammad Yunus
Kamis, 02 April 2026 | 14:34 WIB
Kearifan Lokal Tabanan Jadi Harta Karun, Jineng dan Entil Resmi Miliki Hak Paten
Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya menerima Sertifikat Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) Pengakuan Jineng dan Entil sebagai HAKI Komunal Ekspresi Budaya Tradisional dan Pengetahuan Tradisional [SuaraBali.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Bupati Tabanan menerima sertifikat HAKI untuk Jineng dan Entil pada Rabu, 1 April 2026 di Wyndham Tamansari Jivva.
  • Sertifikat HAKI mengakui Jineng sebagai ekspresi budaya tradisional serta Entil sebagai pengetahuan tradisional masyarakat adat Kabupaten Tabanan.
  • Pengakuan HAKI ini bertujuan melindungi warisan budaya sekaligus mendorong pengembangan ekonomi berkelanjutan bagi produk lokal khas Tabanan.

Selain itu, bentuk yang melengkung ini juga akan menyulitkan hama tikus masuk ke dalam lumbung.

Posisi Jineng ini secara umum berada di bagian belakang rumah. Beberapa tempat di Bali, posisinya terletak dekat dengan pintu masuk rumah sebelum dapur.

Entil

Salah satu wisata kuliner khas Tabanan yang tidak ditemukan ditempat lain adalah Entil. Makanan ini bisa ditemui di Desa Sanda, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan.

Baca Juga:Nostalgia! 5 Permainan Tradisional Lombok Masih Dimainkan Anak-anak di Era Smartphone

Bentuk dari makanan Entil ini sangat mirip dengan lontong, dan proses masaknya pun sama – sama direbus.

Namun yang membedakan Entil dengan lontong maupun ketupat adalah bahannya. Entil tidak hanya menggunakan beras putih, namun dicampur lagi dengan beras merah.

Campuran beras merah ini untuk mempercantik tampilan Entil. Umumnya, lontong dibungkus dengan daun pisang, berbeda dengan Entil yang justru menggunakan daun Kalingidi.

Daun Kalingidi ini menyerupai daun kunyit namun tidak berbau.

Entil ini awalnya hanya dimasak sebagai sesajen saat Hari Raya Ulihan. Masyarakat Pupuan selalu memasaknya sebagai persembahan kepada Tuhan saat Upacara Ulihan Galungan yang bermakna sebagai hari memberikan oleh – oleh kepada Dewa Pitara atau leluhur pada saat kembali ke kahyangan.

Baca Juga:Ini 13 Restoran Langgar Aturan di Sawah Terindah Bali

Dari situlah, nama Entil semakin dikenal sebagai makanan kaya filosofi. Perlahan – lahan masyarakat setempat mengembangkan potensi Entil menjadi produk wisata kuliner khas Pupuan.

Terbukti, saat ini Entil semakin eksis menjadi makanan khas yang banyak diminati oleh masyarakat.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini