- Salat Tarawih adalah salat sunah khusus Ramadan yang dilaksanakan setelah Isya, pernah dihentikan, lalu dihidupkan lagi oleh Umar bin Khattab.
- Persiapan utama sebelum melaksanakan Salat Tarawih meliputi meluruskan niat, memahami keutamaannya, serta menjaga kondisi fisik tetap prima.
- Umat perlu memahami tata cara pelaksanaan Tarawih karena Rasulullah tidak membatasi jumlah rakaatnya secara tegas untuk memudahkan.
2. Pahami Keutamaan Salat Tarawih
Setelah memperbaiki niat dalam hati, ketahuilah keutamaan dalam menjalan salat tarawih.
Para Ulama menjelaskan bahwa salat tarawih termasuk qiyamullail yang sangat dianjurkan.
Keutamaan salat tarawih sudah tidak diragukan lagi. Diantaranya yakni diampuni semua dosa yang telah lalu, dan mendapatkan pahala beribadah satu malam penuh.
Baca Juga:Warga Mataram Gotong Royong Cuci Karpet Masjid Pakai Cara Ini
3. Pahami Tata Cara Pelaksanaannya
Sebelum melakukan salat tarawih, sebaiknya juga memahami tata cara pelaksanaannya.
Selama ini, jumlah rakaatnya masih terus diperselisihkan para ulama.
Meski demikian, Rasulullah SAW tidak pernah membatasi secara tegas mengenai jumlah rakaat, sehingga umat Islam memiliki keluasan dalam pelaksanaannya, pasalnya Islam adalah agama yang memudahkan.
4. Jaga Pola Istirahat
Baca Juga:Menu Sahur dan Berbuka Gratis Tersedia! Ini Tiga Masjid Ramah Jamaah di Kota Mataram
Salat Tarawih dilakukan selepas salat Isya’, sehingga dipastikan bahwa salat tersebut dilakukan malam hari.
Dengan begitu, kondisi fisik harus benar-benar dipastikan prima, agar ibadah yang dilakukan juga lancar tanpa gangguan.
Mulai saat ini atur pola istirahat dengan mengurangi begadang, dan menjaga asupan makanan.
5. Pastikan Alat Ibadah Bersih
Selain menyiapkan fisik, perlengkapan ibadah yang hendak digunakan juga harus dipastikan dalam keadaan bersih.
Mulai dari mukenah, sarung, baju koko, sajadah, maupun peci kain harus dipastikan benar-benar bersih.