- Banjir ekstrem merusak komponen mobil; penanganan tergantung tingkat korosi dan jenis air yang memengaruhi.
- Perawatan penting meliputi pengeringan komponen vital, pembersihan total interior-eksterior, dan pengecekan cairan mobil.
- Setelah perawatan dasar, lakukan pengosongan tangki BBM serta pemeriksaan sistem pengereman sebelum servis menyeluruh di bengkel.
Untuk bagian eksterior, bersihkan kolong mobil dan mesin. Dibagian – bagian tersebut biasanya terdapat lumpur maupun kotoran lainnya.
Sikat dan siram dengan air bersih, termasuk bagian suspense, rem dan knalpot.
3. Cek Cairan di Mobil
Setelah mobil terendam banjir, biasanya yang perlu diperhatikan adalah fluida atau cairan penting di mobil.
Baca Juga:5 SUV Paling Laris Akhir 2025: Dari Hybrid Canggih Sampai Harganya 200 Jutaan
Contohnya seperti oli mesin, oli transmisi, dan minyak rem harus dicek.
Apabila cairan tersebut bercampur dengan air maupun bercampur satu sama lain, maka kinerja komponen akan terganggu, bahkan bisa merusak hingga menimbulkan karat.
4. Kosongkan Tangki Bahan Bakar
Air banjir yang merendam mobil memang belum tentu masuk ke dalam tangki bahan bakar.
Namun alangkah baiknya sebagai antisipasi, kosongkan tangki bahan bakar dengan mengurasnya.
Baca Juga:BRI Salurkan Bantuan Untuk Percepat Pemulihan Warga Terdampak Bencana di Sumut-Sumbar
Pastikan terkuras sampai kosong, dan kemudian isi Kembali dengan bahan bakar yang baru. Apabila tercampur dengan air bekas banjir, akan berpotensi merusak mesin mobil.
5. Periksa Pengereman
Air genangan banjir ini dapat menyebabkan sistem pengereman bermasalah atau bekerja kurang maksimal.
Maka dari itu wajib untuk diperiksa, dengan cara melepas roda dan buka perangkat rem. Bersihkan dan keringkan kanvas rem, piston caliper serta karet tromol.
Apabila terkena air, kanvas rem biasanya akan mengeras. Maka dari itu untuk membersihkannya, perlu diampelas.
Itulah beberapa Langkah perawatan mobil yang pernah terendam banjir.