Ketika menyadari ada petasan yang besar yang belum meledak ia hendak memindahkannya.
Namun upaya itu terlambat, saat diambil ternyata malah meledak.
"Sebelum saya pindahkan, ternyata ambil meledak," ujarnya.
Ledakan petasan di atap teras tersebut membuat kaca jendela hancur.
Baca Juga:Lebaran di Bali: Gilimanuk Sempat Tutup, Penumpang Melonjak, Ini Kata ASDP
Selain itu bagian kiri mobil Daihatsu Xenia DK 1643 AB miliknya juga rusak.
"Saya juga kena batu-batu kecil, ini melukai tangan, wajah, dan kaki," katanya.
Berdasarkan penuturan pemudik asal Denpasar, Bali ini balon udara petasan tersebut diduga terbang dari arah utara.
Kendati tak mengetahui secara pasti siapa pelaku yang menaikkan balon tersebut.
Ia melihat saat itu yang meledak hanya petasannya, namun balon udaranya terbang.
Baca Juga:Gianyar, Bangli, Tabanan Diserbu Wisatawan Saat Libur Lebaran 2025
Saksi lainnya Harmudi mengaku melihat balon udara itu diterbangkan di area persawahan.