Potensi Gangguan Kamtibmas di Mataram Saat Libur Sekolah di Bulan Puasa

Pemkot Mataram siapkan skenario antisipasi gangguan kamtibmas selama libur sekolah bulan puasa. Satpol PP akan patroli di titik rawan, orang tua diminta awasi anak.

Eviera Paramita Sandi
Jum'at, 24 Januari 2025 | 15:31 WIB
Potensi Gangguan Kamtibmas di Mataram Saat Libur Sekolah di Bulan Puasa
Ilustrasi (Freepik)

SuaraBali.id - Adanya rencana libur anak sekolah saat bulan puasa 1446 Hijriah membuat Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan skenario penanganan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Menurut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mataram Irwan Rahadi potensi kamtibmas selama 14 hari libur sekolah di bulan puasa 1446 Hijriah harus menjadi atensi.

"Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, libur anak sekolah, terutama di bulan puasa berpotensi terhadap aktivitas gangguan Kamtibmas," katanya, Jumat (24/1/2025).

Ia pun menyiapkan skenario pengawasan selama libur sekolah

Baca Juga:Malam Ganjil di 10 Hari Ramadan, Warga Lombok Lakukan Tradisi Maleman

Terkait dengan itu, pihaknya sudah menyiapkan skenario pengawasan selama libur sekolah saat bulan puasa agar jangan sampai bulan Ramadhan yang dihajatkan untuk berbuat kebaikan, berubah menjadi aktivitas yang membawa gangguan Kamtibmas.

Beberapa aktivitas potensi gangguan kamtibmas yang biasa dilakukan anak-anak saat libur di bulan Ramadhan, antara lain perang sarung, main panco, balap lari, balap motor, dan perang petasan.

Aktivitas anak-anak itu selama ini masih tersentral di Jalan Udayana, Monjok, Jalan Airlangga, Ampenan, Jalan TGH Faisal Sandubaya, Jalan Ahmad Yani Sayang-Sayang, dan Jalan Lingkar Selatan Kota Mataram.

"Titik-titik potensi gangguan kamtibmas tersebut sudah kami petakan," katanya.

Sebagai upaya pencegahah, Satpol PP setiap malam akan menyiagakan satu peleton anggota untuk kegiatan patroli dan siaga pada titik-titik tertentu, salah satunya di Pantai Ampenan.

Baca Juga:Nasib Penghuni Panti Jompo di Mandalika, Mau Mudik Lebaran Tapi Tak Punya Keluarga

Patroli itu akan dilakukan 3 kali sehari saat shalat tarawih, setelah tarawih, dan setelah sahur.

Ketika anggota Satpol PP menemukan aktivitas potensi gangguan kamtibmas, anggota akan melakukan tindakan persuasif dengan pembubaran kegiatan

Ia meminta partisipasi orang tua untuk melakukan pengawasan lebih maksimal terhadap anak-anak selama bulan Ramadhan, terutama saat libur sekolah.

"Orang tua memiliki peran penting untuk mencegah anak-anak keluar rumah di atas pukul 24.00 WITA, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Data dari Dinas Pendidikan Kota Mataram menyebutkan para siswa dijadwalkan libur atau belajar dari rumah pada 27-28 Februari dan 3-5 Maret 2025.

Sementara kegiatan belajar di sekolah kembali berlangsung mulai 6 Maret hingga 25 Maret 2025, setelah itu kembali libur sampai setelah Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini