Bawaslu Bali Mulai Awasi Serangan Fajar Jalur Uang Digital

Bawaslu Bali pun meminta jajarannya hingga ke pengawas tempat pemungutan suara (PTPS)

Eviera Paramita Sandi
Sabtu, 23 November 2024 | 14:34 WIB
Bawaslu Bali Mulai Awasi Serangan Fajar Jalur Uang Digital
Ketua Bawaslu Bali I Putu Agus Tirta Suguna diwawancarai awak media di sela diskusi terkait etika penyelenggara pemilu di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (15/11/2024) [ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna]

SuaraBali.id - Politik uang jalur digital di Pilkada Serentak 2024 kini diawasi Bawaslu Bali dengan bantuan tim siber.

Menurut Ketua Bawaslu Bali I Putu Agus Tirta Suguna di Denpasar hal ini dilakukan sebab mulai terjadinya peralihan dari pemberian uang konvensional menjadi uang digital.

"Secara konvensional pemberian uang atau barang saya rasa sudah beralih, yang harus kita antisipasi adalah pola-pola yang diubah dari konvensional menjadi uang digital, ini perlu kita mitigasi," katanya, Sabtu (23/11/2024).

Bawaslu Bali pun meminta jajarannya hingga ke pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) melaksanakan fungsi pengawasan dengan baik dan masif.

Baca Juga:Kecelakaan Beruntun di Gatsu Tengah Denpasar, Ini Kronologi Awal Dan Penyebabnya

Peralihan juga membuat pengawas perlu berkolaborasi dengan tim siber dari sentra penegakan hukum terpadu (gakkumdu) yang terdiri dari bawaslu, kepolisian, dan kejaksaan.

"Kita tetap koordinasi dengan sentra gakkumdu, tim siber, sekarang mitigasi maupun potensi perlu kita sikapi apalagi jika ada pengumpulan KTP atau nomor telepon," ujar Agus Tirta.

Ia turut berharap masyarakat ikut berperan aktif melaporkan apabila menemukan indikasi politik uang, sehingga dari informasi awal ini mereka dapat menindaklanjuti.

Aksi politik uang sendiri dinilai sudah dapat terjadi sejak masa kampanye, saat masa tenang, dan hari pemungutan suara, dimana tidak hanya pemilih namun penyelenggara dan pengawas juga bisa menjadi sasaran.

Bawaslu Bali kemudian memetakan TPS rawan di Pilkada Serentak 2024 ini, namun pada variabel rawan politik uang tidak ada yang dicantumkan, sebab Agus Tirta meyakini potensi politik uang dapat terjadi di TPS mana saja.

Baca Juga:Spanduk Coblos Si Gundul Akan Dikembalikan ke Rumah Paslon, Satpol PP : Biar Tak Jadi Sampah

"Terkait adanya pemberian sesuatu, uang kepada penyelenggara dan pengawas, kita belum menemukan TPS itu, tapi potensi itu selalu ada," ujarnya.  (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini