Ada Aksi Mogok Kerja, Angkasa Pura Kini Andalkan Pekerja Organik

Dengan banyaknya jumlah pekerja yang mogok, Dodik memperkirakan akan ada keramaian karena kurangnya tenaga kerja.

Eviera Paramita Sandi
Senin, 19 Agustus 2024 | 16:03 WIB
Ada Aksi Mogok Kerja, Angkasa Pura Kini Andalkan Pekerja Organik
Pekerja Angkasa Pura Support yang melakukan mogok kerja di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Senin (19/8/2024) (suara.com/Putu Yonata Udawananda)

Dengan banyaknya jumlah pekerja yang mogok, Dodik memperkirakan akan ada keramaian karena kurangnya tenaga kerja. Dia menilai hal itu baru akan terlihat pada siang hari karena khususnya puncak keramaian di terminal internasional baru terjadi pada siang hari.

“Kemungkinan (krodit), nanti siang kita lihat perkembangannya krn bagaimana pun traffic-nya (keramaian) bisa kita lihat terutama di (terminal) internasional,” ujarnya.

Seperti yang diberitakan, aksi mogok kerja ini dilakukan karena adanya pengubahan status pekerja APS. Saat ini mereka memiliki status pekerja tetap project yang berlaku sampai 2026. Mereka melakukan aksi dengan harapan untuk menghilangkan status project sehingga mereka menjadi pekerja tetap tanpa batas waktu.

Kontributor : Putu Yonata Udawananda

Baca Juga:Peselancar Anak-Anak Ikuti Upacara Bendera 17 Agustus di Tepi Pantai Kuta

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak