“Tujuannya mempercepat pemadaman sambil menunggu mobil pemadam kebakaran tiba,” jelasnya.
Pihaknya tidak melibatkan pemadam dari daerah lain karena sudah tertanggulangi.
“Kecuali tidak bisa ditangani, baru kami minta bantuan ke kabupaten lain,” katanya.
Meskipun demikian diakui bahwa masih terlihat asap mengepul dari bukit sampah di TPA Mandung.
Baca Juga:Jero Dasaran Alit Dituntut 8 Tahun Penjara Dan Denda Rp 100 Juta
“Api-api kecil itu tidak seketika bisa mati. Yang penting terus disiram,” ujarnya.
Ia berharap, upaya yang sedang dilakukan pihaknya saat ini bisa menanggulangi kemunculan api sampai menjelang pelaksanaan World Water Forum (WWF) pada 18 Mei 2024.
Sedangkan terkait rencana pengalihan sampah dari TPA Suwung ke Mandung selama pelaksanaan WWF nanti, menurutnya masih dalam proses kajian.