Setelahnya, sempat ada kesalahpahaman saat CJ mengira paspor milik LC hilang dan sampai melaporkannya ke Polsek Denpasar Selatan. Padahal, LC disebut check-in ke hotel keduanya dengan menggunakan paspornya.
Selain itu, saksi pelayan hotel kedua tempat LC menginap sendiri menyebut sempat melihat LC menggunakan handuk yang terlihat berdarah untuk menutupi lukanya di tangan kiri. Namun, LC saat itu meyakinkan pelayan hotel tersebut jika dirinya hanya bertengkar dengan kekasihnya.
“(Setelah dilihat dengan handuk berdarah) menyampaikan kepada saksi bahwa saya bukan kriminal saya hanya berkelahi dengan pacar saya dan saya tidak apa-apa dan baik-baik saja. Namun dengan kondisi tangan dibalut dengan handuk dan ada darahnya,” imbuh Bambang.
Setelah diautopsi juga, di tubuh LC ditemukan sejumlah luka goresan yang semakin meyakinkan polisi jika LC memiliki niat untuk melukai dirinya.
Baca Juga:Berawal dari Seret Anjing Naik Motor, Ibu-ibu di Bali Ini Dilaporkan ke Polisi
Hingga akhirnya LC yang diduga mengakhiri hidup kekasihnya dan melukai dirinya hingga meninggal dunia. Bambang juga memastikan bahwa tidak ada pihak lain yang terlibat dalam pembunuhan ini dikarenakan peristiwa ini disebabkan oleh masalah internal korban.
Bambang menyebut pihaknya masih akan melanjutkan penyelidikan terhadap kasus ini. Pasalnya, konsulat Tiongkok meminta penyebab kasus ini agar motifnya terkuak secara jelas tentang perselisihan yang kedua korban miliki.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda