Sejak 2015 juga Banjar Dukuh Mertajati selalu menggunakan limbah alami untuk ogoh-ogoh seperti kulit telur, tembakau, ikan teri, korek api, dan arang.
Atas kreativitasnya itu, ogoh-ogoh di Banjar Dukuh Mertajati juga diganjar dengan penghargaan sebagai juara pertama lomba ogoh-ogoh se-Kecamatan Denpasar Selatan pada tahun ini. Pageh juga menyebut penghargaan tersebut sudah diraih sebanyak tiga kali beruntun.
Karena meraih juara, ogoh-ogohnya juga mendapat kesempatan tampil diarak di Catur Muka pada Sabtu (18/3/2023) lalu. Pageh juga menjelaskan bahwa ogoh-ogoh Kali Citta Pralaya itu akan diarak di seputar desa pada Hari Pengerupukan yang jatuh pada Selasa (21/3/2023) ini.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Baca Juga:Pria Rusia Turunkan Celana di Gunung Agung Lalu Diviralkan ke Medsos