“Kedua belah pihak sudah mengakui kesalahannya dan saling meminta maaf serta berjanji untuk tidak melakukannya kembali dan kesepakatan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan,” beber Kapolsek.
Kapolsek Seririt juga mengimbau dan mengharapkan kepada kedua orang tua dan masyarakat yang ada di sekitarnya untuk sama-sama dapat mengawasi anak-anak sehingga tidak melakukan perbuatan yang tercela, tugas anak kalau pelajar hanya mengikuti pendidikan dan belajar.
“Jangan biarkan anak-anak untuk lepas dari pengawasan orang tua, pantau terus tingkah laku anak-anak, arahkan untuk melakukan kegiatan positif, mari ditanamkan moral baik kepada anak-anak sehingga diketahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan agar terhindar dari tindakan yang negatif dan tercela,” tegas Kapolsek.
Sebelumnya, secara bertahap Jajaran Polres Buleleng melakukan penanganan berbagai perbuatan perkelahian yang dilakukan remaja di Buleleng.
Pada November tercatat tiga kasus kekerasan yang dilakukan dan direkam serta diunggah ke media sosial, namun lantaran masih dibawah umur, permasalahan tersebut diselesaikan secara damai.