SuaraBali.id - Kebanyakan orang punya anggapan bahwa kandungan asam berbahaya pada produk skincare. Padahal, fakta sebenarnya justru tidak begitu. Ada kandungan asam yang sebenarnya tidak berbahaya dan bahkan malah menjadi solusi untuk beragam permasalahan kulit, contohnya adalah AHA serta BHA. Perlu diketahui, AHA dan BHA merupakan jenis asam hidroksi yang dapat menjaga kesehatan kulit dengan baik.
Karena itu, serum AHA BHA merupakan salah satu produk skincare yang dicari banyak orang agar kulitnya tetap sehat. Agar terhindar dari produk palsu, kamu bisa membelinya di Shopee. Pasalnya, ada banyak seller terpercaya yang menjual berbagai produk skincare dengan kandungan AHA dan BHA di Shopee. Selain itu, kamu juga bisa menjadi Affiliate untuk mempromosikan berbagai produk di Shopee.
Dengan menjadi Shopee Affiliate, kamu bisa menggunakan media sosial untuk berpromosi. Semua produk yang ada di Shopee pun bisa kamu promosikan, termasuk produk serum AHA dan BHA. Nah, agar kamu bisa memahami apa saja manfaat yang terkandung pada AHA dan BHA, berikut ini pembahasannya!
Hal yang Perlu Diketahui Tentang AHA BHA
1. Informasi Seputar AHA dan BHA
Perlu diketahui, baik AHA maupun BHA punya sifat yang berbeda walaupun sama-sama asam hidroksi. AHA yang merupakan kepanjangan dari Alpha-Hydroxy Acid adalah jenis asam larut air. Kandungan AHA biasanya dapat ditemukan pada binatang dan tumbuhan yang melalui proses pengolahan.
Baca Juga:Kenali Dampak Konsumsi Kafein Berlebih Pada Kesehatan Kulit
Kandungan AHA di produk skincare umumnya ada pada bentuk citric acid (didapat dari jeruk), hydroxycaproic acid (didapat dari royal jelly), glycolic acid (didapat dari tebu), lactic acid (didapat dari karbohidrat), tartaric acid (didapat dari anggur), hydroxycaproic acid (didapat dari hewan), serta malic acid (didapat dari buah-buahan).
Meski aman, sebaiknya kamu memakai produk skincare yang punya kandungan AHA di bawah 10 persen. Pasalnya, sifat AHA pada dasarnya bisa membuat kulit iritasi. Dari berbagai jenis AHA, lactic acid dan glycolic acid paling banyak digunakan oleh produk skincare. Sebab, kedua jenis AHA ini diketahui paling jarang menimbulkan iritasi di kulit.
Sedangkan BHA yang punya kepanjangan Beta-Hydroxy Acid merupakan asam larut lemak. Kandungan BHA umumnya bisa ditemukan di kayu manis, daun wintergreen, serta kulit pohon willow. Asam salisilat menjadi satu-satunya jenis BHA yang dipakai sebagai produk skincare, terutama untuk mengatasi masalah jerawat.
Hal lain yang membedakan AHA dan BHA adalah kandungan pelembab. BHA diketahui memiliki kandungan pelembab. Karena itu, produk skincare yang punya kandungan BHA biasanya dapat dipakai juga sebagai solusi masalah kulit berminyak.
Untuk mengatasi masalah kulit berjerawat, sebaiknya gunakan produk skincare dengan kandungan BHA dalam rentang 0,5 sampai 5 persen. Pasalnya, semakin tinggi kandungan BHA maka akan meningkatkan risiko timbulnya iritasi di kulit.
Baca Juga:Peminum Kopi dan Teh Merapat, Kenali 4 Dampak Konsumsi Kafein pada Kulit
2. Manfaat dari Kandungan AHA dan BHA
Kandungan AHA dan BHA diketahui punya manfaat yang berbeda di kulit. Kandungan AHA sendiri dapat mengatasi banyak permasalahan kulit seperti: