Pecatan Teknisi Provider Curi Router Wifi di Ratusan Banjar Denpasar Hingga Badung

Dia nekat mencuri karena terdesak kebutuhan hidup setelah dipecat dari pekerjaannya sebagai teknisi provider.

Eviera Paramita Sandi
Jum'at, 30 September 2022 | 17:16 WIB
Pecatan Teknisi Provider Curi Router Wifi di Ratusan Banjar Denpasar Hingga Badung
Pencuri router WiFi di ratusan banjar di Denpasar dan Badung, Kairul Fajri ditembak kedua kakinya oleh jajaran Polsek Denpasar Barat. [Istimewa]

SuaraBali.id - Pria pencuri router Wifi di ratusan banjar di Denpasar dan Badung, Bali ditembak kedua kakinya oleh polisi dari Polsek Denpasar Barat.

Pria tersebut bernama Kairul Fajri yang sudah beraksi sejak sebulan terakhir di Denpasar-Badung dan meresahkan masyarakat.

Dia nekat mencuri karena terdesak kebutuhan hidup setelah dipecat dari pekerjaannya sebagai teknisi provider.

"Saya sekarang kerja freelance. Saya menyesal melakukan ini," katanya di Polsek Denpasar Barat, Jumat (30/9/2022).

Baca Juga:Sederet Nama DJ Indonesia dan Dunia Meriahkan Hari Pertama Ultra Beach Bali

Menurut Kapolsek Denpasar Barat, Kompol I Made Hendra Agustina, penangkapan Kairul Fajri berawal dari adanya laproan kehilangan dari korban Azan Nuhazan. Korban kehilangan satu unit HP di Jalan Gunung Karang Gang Kubu Padi, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat.

Dari sana polisi melakukan penyelidikan. Dari keterangan saksi di TKP, polisi akhirnya mengidentifikasi pelakunya.

Pada Selasa (27/9/2022). Kairul Fajri yang asal Sumenep itu pun ditangkap di kosnya di Jalan Taman Pancing, Gang Lembu Sora II, Pemogan, Denpasar Selatan.

"Di kosannya ditemukan 65 router internet berbagai merek," jelasnya.

Pelaku mengaku bahwa puluhan router itu juga hasil curian. Bahkan dia telah menjual lebih dari 35 unit hasil curiannya melalui media sosial.

"Dijual dengan harga Rp150 ribu per unitnya," kata Hendra Agustina.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak