Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

WSBK di Sirkuit Mandalika Bulan Depan Diperkirakan Serap 40 Ribu Penonton

Eviera Paramita Sandi Kamis, 22 September 2022 | 15:42 WIB

WSBK di Sirkuit Mandalika Bulan Depan Diperkirakan Serap 40 Ribu Penonton
Foto udara sejumlah pekerja mengerjakan pengaspalan ulang tikungan ke-17 lintasan Pertamina Mandalika International Street Circuit di KEK Mandalika, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (5/3/2022). ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/wsj.

Menurutnya jumlah penonton diasumsikan sampai dua kali lipat dengan tahun sebelumnya. Hal itu bisa meningkatkan potensi pendapatan asli daerah.

SuaraBali.id - Ajang World Superbike (WSBK) di Pertamina Mandalika International Street Circuit pada 11-13 November 2022 diprediksi akan kembali menyedot banyak penonton langsung di Sirkuit Mandalika.

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat menyatakan, jumlah penonton pada ajang diperkirakan mencapai 40 ribu penonton.

"Jumlah penonton tahun ini diperkirakan lebih banyak dari tahun lalu yang mencapai 20 ribu penonton," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah, H Lendek Jayadi, Kamis (22/9/2022).

Menurutnya jumlah penonton diasumsikan sampai dua kali lipat dengan tahun sebelumnya. Hal itu bisa meningkatkan potensi pendapatan asli daerah.

Baca Juga: Gadis Payung Pakai Baju Adat Sasambo Akan Disiapkan Saat WSBK di Sirkuit Mandalika

Sebelumnya PAD dari ajang WSBK itu sekitar Rp2,5 miliar, sehingga target PAD dari pajak hiburan itu bisa mencapai Rp5 miliar.

Dirinya optimis bahwa PAD kali ini bisa lebih maksimal dari tahun sebelumnya, karena semua pihak belajar dari pengalaman sebelumnya, yang banyak kekurangan baik dari segi infrastruktur maupun dari Sumber Daya Manusia (SDM).

“Namun yang terpenting kita harus memastikan ketersediaan kamar kita habis dimanfaatkan," katanya.

Ia mengatakan, kalau persoalan ada penonton yang tidak tertampung, maka itu persoalan lain. Jangan sampai daya tampung terpenuhi tapi daya serap kamar tidak terserap, karena itu tandanya tidak melakukan promosi dan penjualan yang maksimal.

Ribuan kamar itu nantinya sudah habis terjual oleh penonton, maka sudah ada alternatif lain yakni penyediaan rumah- rumah warga.

Baca Juga: Besok Ratusan TNI Akan Terbang di Langit Lombok Dan Mendarat di Persawahan

"Ada 5.058 kamar yang tersedia baik dari hotel maupun Homestay ," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait