Subhan berharap, tahu ini kondisi di wilayah kecamatan Keruak akan lebih baik dengan adanya program jaringan pipanisasi PDAM dengan sumber air di wilayah kecamatan Sikur yang dialirkan ke wilayah kecamatan Sakra, Sakra barat, Sakra Timur, Keruak dan Jerowaru.
"Semoga program ini dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat wilayah selatan", pungkasnya.
Sementara itu Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lotim Iwan Setiwan mengatakan adanya 8 wilayah terdampak kekeringan, yakni Keruak dusun, Sambalia 16 dusun, Suela 51 dusun, Terara 7 dusun, Aikmel 8 dusun, Lenek 16 dusun Jerowaru 35 dusun, dan Sikur 12 dusun.
"Sampai saat ini karena masih status waspada maka penanganan dilakukan oleh beberapa OPD terkait seperti Damkarmat dan BPBD", kata Iwan.
Baca Juga:Terjebak 1,5 Jam di Lift Universitas Udayana, 5 Mahasiswa Sempat Panik
Untuk mengantisipasi wilayah terdampak kekeringan BPBD menyiagakan mobil tangki air bersih guna mengisi dan membagi air. Bukan hanya itu, sumur-sumur warga yang kering juga diisi air bersih dan fasilitas umum, seperti masjid bak-baknya diisi.
Hal ini untuk memudahkan distribusi air bersih kepada masyarakat.
"Untuk BPBD kami siagakan dua tangki terbanyak Damkar,” katanya.
Kontributor : Toni Hermawan