facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Masyarakat di NTB Diminta Waspada Bencana Mulai Kekeringan Hingga Kebakaran

Eviera Paramita Sandi Selasa, 02 Agustus 2022 | 09:07 WIB

Masyarakat di NTB Diminta Waspada Bencana Mulai Kekeringan Hingga Kebakaran
Ilustrasi kekeringan [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya]

Selain air bersih yang disalurkan melalui mobil-mobil tangki, pihaknya juga telah memperbanyak sumur bor, terutama di wilayah yang rawan bencana.

SuaraBali.id - Bencana yang terjadi pada musim kemarau mengancam masyarakat yang tinggal di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Memasuki musim kemarau ini, dituntut kewaspadaan kita bersama terhadap terjadinya bencana, apakah itu kekeringan, kebakaran dan kekurangan air bersih," kata Sekretaris Daerah (Sekda) NTB L. Gita Ariadi, Senin (1/8/2022).

Saat ini pemerintah provinsi melalui BPBD NTB dan Dinas Sosial NTB disebut sudah melakukan antisipasi untuk meminimalisir terjadinya bencana, salah satunya penyediaan dan penyaluran air bersih kepada wilayah-wilayah yang mengalami kekeringan.

"Penyediaan air bersih dalam menghadapi kelangkaan air ini menjadi perhatian pemerintah provinsi, termasuk juga kabupaten dan kota," ujarnya.

Baca Juga: Masyarakat di NTB Diminta Mewaspadai Bencana di Puncak Musim Kemarau

Selain air bersih yang disalurkan melalui mobil-mobil tangki, pihaknya juga telah memperbanyak sumur bor, terutama di wilayah yang rawan bencana kekeringan," katanya.

Sedangkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB Sahdan menyatakan kesiapan dalam mengantisipasi bencana kekeringan pada musim kemarau tahun ini.

"Kami sudah rapat koordinasi bersama seluruh kabupaten dan kota termasuk BMKG dan sejumlah pihak yang terkait dalam mengantisipasi bencana kekeringan tahun ini," ucapnya.

Hingga saat ini, pihaknya belum menerima adanya laporan kekeringan dari 10 kabupaten dan kota yang ada di NTB.

"Sampai sekarang belum ada kami terima laporan ada daerah yang mengalami kekeringan," ujarnya.

Baca Juga: Pendaki Serbu Gunung Rinjani di Momen Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus

Mantan Kepala Dinas PUPR NTB ini, menyatakan jika merujuk kasus-kasus kekeringan yang terjadi selama ini ada sembilan kabupaten dan kota yang menjadi daerah langganan bencana kekeringan, di antaranya Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, Lombok Timur, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Bima dan Kota Bima.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait