"Nggak tau deh dia mau tutup katanya karena mau dibikin warung ya akhirnya gue gak bisa lewat ke sana. Mau gak mau gue harus lewat depan dan itu milik orang. Mau gak mau gua harus beli tanah itu dengan harga tidak sesuai pasaran," terangnya.
Akhirnya pria ini pun memutuskan untuk membangun tembok tinggi memutari seluruh area teras rumahnya dengan rapat dan hanya menyediakan satu pintu besi sebagai akses masuk ke area rumahnya.
Kontributor : Sekarsari