facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wapres Maruf Amin Minta MUI Buat Fatwa Baru Soal Ganja Medis

Eviera Paramita Sandi Rabu, 29 Juni 2022 | 14:49 WIB

Wapres Maruf Amin Minta MUI Buat Fatwa Baru Soal Ganja Medis
Wakil Presiden (Wapres) RI Ma'ruf Amin. [Dok.Antara]

Menurut Maruf Amin, fatwa ulama tersebut bisa jadi pedoman DPR untuk menyikapi wacana ganja untuk kebutuhan medis.

SuaraBali.id - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) membuat fatwa tentang wacana ganja medis.

Wapres meminta hal ini setelah wacana ganja medis di dalam negeri semakin menguat.

"Masalah [ganja untuk] kesehatan itu, saya kira MUI harus segera buat fatwanya, fatwa baru," kata Ma'ruf di Kantor MUI, Selasa (28/6/2022).

Menurut Ma’ruf Amin, fatwa ulama tersebut bisa jadi pedoman DPR untuk menyikapi wacana ganja untuk kebutuhan medis.

Saat ini, Indonesia masih tidak memberi izin penggunaan ganja untuk hal apapun. Pun demikian dengan MUI yang mengeluarkan keputusan bahwa ganja dilarang bagi umat Islam.

Sampai saat ini Wapres berharap MUI perlu mempertimbangkan dispensasi penggunaan ganja untuk kebutuhan mendesak, seperti pengobatan penyakit tertentu.

"Jangan sampai nanti berlebihan dan juga menimbulkan kemudaratan. Karena ada berbagai spesifikasi itu ya ganja itu. Ada varietasnya. Supaya MUI nanti buat fatwa yang berkaitan dengan varietas-varietas ganja itu," kata dia.

Saat ini negara di Asia baru Thailand yang menggunakan bahan tersebut dan melegalkannya.

Berdasarkan sejumlah penelitian, ganja medis mengandung banyak senyawa aktif, salah satunya yang paling terkenal adalah delta-9 tetrahydrocannabinol (THC) dan cannabidiol (CBD).

THC adalah bahan utama dalam ganja yang membuat orang "high" alias mabuk atau melayang-layang.

Komentar

Berita Terkait