2. Hadrah
Hadrah merupakan salah satu kesenian dan atraksi budaya yang ada di Kota Mataram dan berasal dari budaya Islam.
Atraksi ini menggunakan rebana sebagai alat perkusi yang mengiringi lagu dengan syair berisi pujian-pujian terhadap Nabi Muhammad SAW dan juga berisi dzikir-dzikir yang dibawakan dengan indah.
3. Zikir Zaman
Baca Juga:Bila Aturan BPJS Kesehatan Berubah, Fasilitas Ruang Rawat Inap di Rumah Sakit Terdampak
Salah satu wisata budaya yang kental dengan unsur religi adalah Zikir Zaman. Berawal dari sebuah kesenian yang datang dari Turki dan Yaman, Zikir Zaman mulai berkembang di Pulau Lombok sejak dimulainya penyebaran Agama Islam di Pulau Lombok.Zikir Zaman berisi pujian-pujian terhadap Tuhan Yang Maha Esa serta para Nabi dan Rasul dengan disertai gerakan-gerakan tarian.
Prosesi Zikir Zaman dibuka dengan pembacaan Surat Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan dengan runutan silsilah penerus tentang seni syiar Islam. Lalu setelah itu pembacaan Ayat Suci Al-Quran, kemudian diisi dengan dalil dan beberapa ritual lainnya serta ditutup dengan prosesi Serakalan.
4. Bale Ganjur
Sebagai salah satu Kota dengan penduduk yang beragam, Kota Mataram juga memiliki wisata budaya yang berhubungan dengan Agama Hindu yaitu Bale Ganjur. Atraksi budaya ini adalah salah satu ensamble gamelan Bali yang berasal dari kata Bala dan Ganjur. Bala berarti pasukan atau barisan dan Ganjur berarti berjalan, sehingga Bale Ganjur dapat dimaknai sebagai pasukan yang sedang berjalan.
Bale Ganjur awalnya berfungsi sebagai pengiring upacara ngaben hingga pawai adat dan agama. Namun dalam perkembangannya, Bale Ganjur juga dipakai untuk mengiringi pawai kesenian, pawai olahraga, hingga pawai lain dalam sebuah event yang bersifat hiburan.
Baca Juga:Tilang Elektronik Sudah Berlaku, Pengendara Dengan Ciri-ciri Ini Bisa Terdeteksi CCTV
5. Gendang Beleq