facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

BREAKING NEWS Kecelakaan Maut di Hari Raya Kuningan, Bus Tabrak Banyak Kendaraan di Tabanan

Eviera Paramita Sandi Sabtu, 18 Juni 2022 | 13:28 WIB

BREAKING NEWS Kecelakaan Maut di Hari Raya Kuningan, Bus Tabrak Banyak Kendaraan di Tabanan
Diduga rem blong bus pariwisata terlibat kecelakaan beruntun dengan sejumlah kendaraan lain hingga bus terjun dari tebing di wilayah Pacung, Baturiti, Tabanan, Bali, pada Sabtu (18/6/2022 bertepatan Hari Raya Kuningan. [Foto : Tangkap Layar/ Facebook]

Tampak di tempat kejadian perkara (TKP) banyak warga berbusana adat yang hendak maupun usai melakukan persembahyangan.

SuaraBali.id - Kecelakaan beruntun melibatkan sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat yang diduga diakibatkan sebuah bus mengalami rem blong terjadi di wilayah Pacung, Baturiti, Tabanan, Bali, pada Sabtu 18 Juni 2022 bertepatan Hari Raya Kuningan umat Hindu.

Tampak di tempat kejadian perkara (TKP) banyak warga berbusana adat yang hendak maupun usai melakukan persembahyangan Hari Raya Kuningan di Pura kawasan tersebut.

Sebuah bus juga terlihat terjun dari tebing, sementara di jalan raya sejumlah kendaraan yang terparkir tampak ringsek cukup parah hingga gerobak pedagang hancur berantakan.

Dikonfirmasi mengenai insiden itu, Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra belum bisa memastikan penyebab kecelakaan lalu lintas beruntun tersebut.

Polisi juga saat ini masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta menggali keterangan dari para saksi-saksi.

"Sementara anggota masih olah TKP dan Kumpulkan keterangan dari saksi-saksi," kata Kapolres Tabanan saat dikonfirmasi SuaraBali.id

Sementara dari informasi yang dihimpun dari sumber di lapangan menyebutkan, bus yang diduga mengalami rem blong tersebut disebutkan bus pariwisata dari Jawa ke Bali.

Penumpang bus juga langsung dievakuasi dari dalam bus yang terperosok ke jurang itu.

Dikabarkan seorang umat yang membawa banten hendak bersembahyang meninggal dunia karena tertabrak namun kabar ini masih simpang siur dan harus dipastikan kebenarannya.

"Ada satu orang meninggal orang Bali bawa banten," ujar salah seorang warga.

Komentar

Berita Terkait