Adapun jumlah kedatangan WNA tertinggi berasal dari Australia yaitu 48.000 penumpang. Selanjutnya adalah Britania Raya dengan 15.341 penumpang, dan India dengan 14.932 penumpang
General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Handy Heryudhitiawan mengatakan bahwa kenaikan jumlah penumpang didorong oleh mudahnya regulasi untuk melakukan perjalanan udara saat ini.
“Sesuai dengan ketentuan yang berlaku saat ini, baik bagi penumpang domestik maupun internasional, tidak diperlukan lagi persyaratan hasil tes Covid-19 bagi yang sudah melakukan vaksin booster atau vaksin lengkap. Hal tersebut tentunya memudahkan masyarakat yang akan berpergian dengan transportasi udara.” jelasnya.
Secara keseluruhan, Lalu lintas udara di Bandara Internasional I Gusti Ngurah – Rai Bali mengalami pertumbuhan yang cukup baik selama tahun 2022.
Baca Juga:Cara Bicara Dan Aura Happy Salma Kini Jadi Sorotan, Dinilai Lebih Kalem Setelah Tinggal di Bali
Jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2021, terdapat kenaikan yang signifikan pada persentase jumlah penumpang maupun pesawat.
“Sepanjang bulan Januari – Mei tahun 2022, terdapat 3.186.854 penumpang yang dilayani Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, atau mengalami kenaikan sebanyak 239% jika dibandingkan dengan tahun 2021 dimana terdapat 940.421 penumpang. Jumlah pesawat yang dilayani mengalami kenaikan sebanyak 106% dimana pada tahun 2021 terdapat 12.038 pesawat dan meningkat di tahun 2022 menjadi 24.480 pesawat.” tambah Handy.
Handy melanjutkan, momentum peningkatan jumlah penumpang ini diharapkan dapat menopang pertumbuhan ekonomi masyarakat Pulau Bali.
“Secara statistik, baik penumpang domestik maupun internasional terus mengalami pertumbuhan yang positif. Kami berharap hal ini juga berbanding lurus dengan pemulihan ekonomi di Pulau Bali dan Indonesia secara keseluruhan,” kata Handy.
Baca Juga:Indonesia Dan Negara Anggota MSG Dinilai Punya Ancaman Kejahatan Lintas Batas