Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Akan Pidato di Kongres AS Meski Dalam Keadaan Perang

Seperti diketahui bahwa agresi militer Rusia sejak 24 Februari itu telah menelan banyak korban jiwa dan kehancuran, serta mendorong jutaan orang meninggalkan Ukraina.

Eviera Paramita Sandi
Rabu, 16 Maret 2022 | 20:25 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Akan Pidato di Kongres AS Meski Dalam Keadaan Perang
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy berpose setelah wawancara dengan Reuters di Kiev, Ukraina, Selasa (1/3/2022). [ANTARA/Reuters/Umit Bektas/wsj]

Jika zona larangan terbang diterapkan, pasukan NATO harus menembak pesawat-pesawat Rusia.

"Tapi ada banyak senjata yang sangat efektif melindungi wilayah udara," kata McConnell, seraya menyinggung jet-jet tempur Polandia yang ditawarkan kepada NATO untuk diberikan kepada Ukraina.

Pidato Zelenskyy akan disiarkan secara langsung, tidak seperti pembicaraan yang tertutup dengan parlemen AS pada 5 Maret ketika dia meminta bantuan pesawat untuk membela diri dari serangan udara Rusia.

"Kami tidak meminta banyak. Kami meminta keadilan, dukungan nyata," kata Zelenskyy kepada parlemen Kanada, Selasa (15/3/2022).

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan sekitar tiga juta orang telah meninggalkan Ukraina, sebagian besar wanita dan anak-anak, untuk mencari perlindungan di negara-negara tetangga, terutama Polandia.

Jarang sekali pemimpin asing berpidato di depan Kongres AS di masa perang. Pada 1941, Perdana Menteri Inggris Winston Churchill berbicara di depan Kongres AS beberapa pekan setelah serangan Jepang ke Pearl Harbour yang menyeret AS ke dalam Perang Dunia Kedua.

Pada 2015, PM Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato di depan Kongres AS untuk menentang kesepakatan internasional yang mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir karena hal itu masih diperdebatkan di Washington. (ANTARA)

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak