Sementara itu, Tokoh Puri Agung Pamotan, Cakranegara, AA Made Jelantik, mengapresiasi gagasan APHI Lombok atas suksesnya lomba tersebut. Menurutnya, ogoh-ogoh mini bukan sekedar ajang perlombaan.
“Ini sebenarnya pameran seni dan budaya,” imbuhnya.
AA. Made Jelantik pun menilai, kegiatan ini menjadi edukasi terhadap masyarakat yang harus didukung oleh pemerintah daerah. Terlebih dengan adanya event internasional MotoGP.
Perlombaan tersebut menjadi modal utama yang dapat diandalkan. Sebagai bukti, kata dia, lomba ogoh-ogoh mini ini sukses dibanjiri antusiasme masyarakat.
“Saya pun kaget menyaksikan spontanitas pengunjung yang tumpah ruah datang menyaksikan lomba ogoh-ogoh,” ungkapnya.
“Belum lama ini saya beraudiensi dengan Walikota Mataram. Beliau sangat mendukung. Akan tetapi pak Walikota juga masih butuh dukungan dari anggota Forkopimda lainnya,” tutupnya.
Turut hadir dalam Lomba tersebut, Tokoh Puri Agung Pamotan, Cakranegara, Anak Agung (AA) Made Jelantik Bahariangwangsa, Ketua PHDI Kota Mataram, Penyelenggara Bimas Hindu Kota Mataram, serta Ketua Majelis Agung Windu Sesukartaning Jagat Lombok dan Ketua Puskor Hindunesia dekorwil NTB.
Kontributor : Lalu Muhammad Helmi Akbar