Pameran Ogoh-ogoh Mini Obati Kerinduan Pemuda Hindu di Mataram Setelah 3 Tahun Absen

Lomba tersebut mengusung tema, Melalui Pagelaran Seni dan Budaya, Kita Tingkatkan Kreatifitas Seni Generasi Pemuda Hindu.

Eviera Paramita Sandi
Rabu, 02 Maret 2022 | 15:00 WIB
Pameran Ogoh-ogoh Mini Obati Kerinduan Pemuda Hindu di Mataram Setelah 3 Tahun Absen
Lomba ogoh-ogoh mini di Mataram, NTB di Taman Mayura, Kota Mataram, pada Selasa (01/03/2022). [Foto : Suara.com / Lalu Muhammad Helmi Akbar]

Sementara itu, Tokoh Puri Agung Pamotan, Cakranegara, AA Made Jelantik, mengapresiasi gagasan APHI Lombok atas suksesnya lomba tersebut. Menurutnya, ogoh-ogoh mini bukan sekedar ajang perlombaan.

“Ini sebenarnya pameran seni dan budaya,” imbuhnya.

AA. Made Jelantik pun menilai, kegiatan ini menjadi edukasi terhadap masyarakat yang harus didukung oleh pemerintah daerah. Terlebih dengan adanya event internasional MotoGP.

Perlombaan tersebut menjadi modal utama yang dapat diandalkan. Sebagai bukti, kata dia, lomba ogoh-ogoh mini ini sukses dibanjiri antusiasme masyarakat.

“Saya pun kaget menyaksikan spontanitas pengunjung yang tumpah ruah datang menyaksikan lomba ogoh-ogoh,” ungkapnya.

“Belum lama ini saya beraudiensi dengan Walikota Mataram. Beliau sangat mendukung. Akan tetapi pak Walikota juga masih butuh dukungan dari anggota Forkopimda lainnya,” tutupnya.

Turut hadir dalam Lomba tersebut, Tokoh Puri Agung Pamotan, Cakranegara, Anak Agung (AA) Made Jelantik Bahariangwangsa, Ketua PHDI Kota Mataram, Penyelenggara Bimas Hindu Kota Mataram, serta Ketua Majelis Agung Windu Sesukartaning Jagat Lombok dan Ketua Puskor Hindunesia dekorwil NTB.

Kontributor : Lalu Muhammad Helmi Akbar

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak