Sebanyak 6.125 Personel Dikerahkan Polda Bali Untuk Pengamanan Nyepi 2022

Sedangkan menjelang pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun 2022 Polres Klungkung, Bali mengutamakan pengamanan yang dilakukan berbasis Desa Adat.

Eviera Paramita Sandi
Selasa, 01 Maret 2022 | 10:16 WIB
Sebanyak 6.125 Personel Dikerahkan Polda Bali Untuk Pengamanan Nyepi 2022
Ucapan Hari Raya Nyepi 2022. (Pexels)

SuaraBali.id - Menjelang hari raya Nyepi yang akan dilaksanakan pada 3 Maret 2022, sebanyak 6.125 personel Polda Bali dikerahkan untuk pengamanan di 9 polres dan polresta wilayah Bali.

"Total kekuatan personel yang melaksanakan pengamanan selama rangkaian Hari Raya Nyepi berjumlah 6.125 personel, dan jumlah terbanyak di wilayah Polresta Denpasar 1.288 personel," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Syamsi saat dikonfirmasi di Denpasar, Senin (28/2/2022).

Adapun rinciannya personel Polresta Denpasar sebanyak 1.288 petugas, Polres Buleleng 520 personel, Polres Tabanan 682 personel, Polres Gianyar 517 personel, Polres Klungkung: 415 personel, Polres Bangli: 411 personel, Polres Karangasem 761 personel, Polres Jembrana 819 personel, dan Polres Badung 712 personel.

Sedangkan menjelang pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun 2022 Polres Klungkung, Bali mengutamakan pengamanan yang dilakukan berbasis Desa Adat dengan menggandeng petugas keamanan di Desa Adat setempat yaitu Pecalang.

"Tentu kami mengajak Desa Adat untuk bersama-sama menjaga dan mengawasi aktivitas sebelum Nyepi untuk menghindari lonjakan kasus. Mengingat situasi yang begitu rawan akan lonjakan kasus COVID di Klungkung, jadi diharapkan prokes ketat tetap dilakukan masyarakat," katanya.

Ia mengatakan dalam rangkaian pelaksanaan Nyepi mulai 28 Februari akan dilaksanakan ritual melasti, namun dalam pelaksanaannya nanti diatur sedemikian rupa dan dibatasi agar tidak menimbulkan kerumunan, serta prokes ketat.

Pengawasan nantinya akan dipantau langsung oleh Bendesa Adat, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Pecalang di wilayah masing-masing.

“Tentu kita harus antisipasi bersama, terutama saat pengerupukan di mana kita sudah sepakati bersama agar dalam pengarakan ogoh-ogoh cukup hanya di wewidangan (wilayah) banjar saja dijalankan sampai tempat pembakaran dan tidak diadakan pawai,” jelasnya.(ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini