Sirkuit Mandalika Dianggap Kotor Dan Berdebu Membuat Balapan Sempat Dihentikan

Namun, setelah dibersihkan dan dinyatakan layak, tes pramusim kembali digelar pukul 12:00 WITA, dan hingga sore dan sesi tes pramusim hari pertama selesai.

Eviera Paramita Sandi
Sabtu, 12 Februari 2022 | 07:34 WIB
Sirkuit Mandalika Dianggap Kotor Dan Berdebu Membuat Balapan Sempat Dihentikan
Foto udara tikungan ke 10 Pertamina Mandalika International Street Circuit jelang tes pramusim MotoGP di KEK Mandalika, Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Rabu (9/2/2022).. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/tom.

Justru para pembalap dan tim ingin menguji kekuatan mereka pada saat trek lintasan basah.

Sehingga mereka mengetahui bagaimana setingan mesin pada saat kering dan basah.

Sejauh ini, lanjut Priandhi, tidak ada keluhan atau protes dari pembalap dan tim.

"Kalau soal kotor, kerikil naik saya rasa hal yang wajar. Basah, hujan, di luar negeri juga hujan tetap balap," katanya.

Ketika lintasan kotor karena irisan ban pembalap bisa langsung dibersihkan.

"Setelah kita bersihkan sampai sekarang, (pembalap) non stop juga, tidak masalah," ujarnya.

Jika kondisi lintasan sangat parah, tentu para pembalap tidak akan berani menggeber motornya.

Justru sebaliknya, sampai sore, catatan waktu para pembalap semakin tinggi.  Kalau pun bendera merah dikibarkan, bukan berarti kondisi lintasan sangat parah atau ada kondisi sangat darurat.

Dia menegaskan, apa pun penyebab trek ditutup bendera yang dinaikkan pasti merah.

Andhi tidak ingin isu-isu seperti itu justru mendiskreditkan Sirkuit Mandalika yang menjadi kebanggan Indonesia.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak