facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tuan Guru Bajang Komentari Soal IKN : Rencana Pemerintah Tidak Boleh Membawa Beban Bangsa

Eviera Paramita Sandi Jum'at, 28 Januari 2022 | 15:43 WIB

Tuan Guru Bajang Komentari Soal IKN : Rencana Pemerintah Tidak Boleh Membawa Beban Bangsa
Pembangunan IKN di Kaltim. [Istimewa]

Dan untuk hal ini TGB meyakini bahwa apa yang telah dilakukan pemerintah telah melalui proses yang baik.

SuaraBali.id - Sebagai tokoh nasional, Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang memberikan tanggapannya terkait disahkannya undang-undang Ibu Kota Nusantara (IKN). TGB mengingatkan agar setiap proses yang dijalankan melalui proses dan alur yang baik.

Proses yang baik itulah, kata TGB yang akan melahirkan rasa kebanggaandan prestasi  bersama terhadap kerja pemerintah.

Cucu pahlawan nasional TGKH Zainuddin Abdul Madjid itu mengingatkan setiap rencana pemerintah tidak boleh membawa beban kolektif bagi bangsa.

Dan untuk hal ini TGB meyakini bahwa apa yang telah dilakukan pemerintah telah melalui proses yang baik.

"Seluruh rencana yang sedang dilakukan pemerintah perlu melalui proses yang baik sehingga menjadi katakanlah kebanggaan. Termasuk rencana membangun Ibukota negara yang baru sebagai tempat administrasi pemerintahan yang baru," kata Tuan Guru Bajang saat acara konferensi pers menjelang muktamar perdana NWDI pada Jumat, (28/1/2022).

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) Zainun Majdi. (Suara.com/Arga)
Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) Zainun Majdi. (Suara.com/Arga)

Setiap agenda pembangunan, kata TGB wajib melibatkan seluruh elemen masyarakat. Mantan Gubernur NTB dua periode itu juga mengingatkan agar pemerintah tetap amanah.

"Dalam kerangka itu tataran dari apa yang dibicarakan terkait rencana-rencana besar oleh pemerintah, posisi dari kami adalah mendorong pemerintah untuk tetap amanah melaksanakan amanah konstitusi," kata pria kelahiran 31 Mei 1972 itu.

Sebagai Ketua Umum NWDI, TGB memastikan bahwa ormas yang dipimpinnya tetap berkomitmen hadir dalam agenda pembangunan.

"Kemudian kami memutuskan NWDI dapat berkontribusi maksimal untuk membangun Indonesia," bebernya.

Salah satu agenda muktamar perdana NWDI yakni penajaman arah gerak prioritas organisasi untuk lima tahun ke depan. Termasuk terkait soal-soal pembangunan dan kebangsaan.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar

Berita Terkait