facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kondisi Terbaru Tukul Arwana Jadi Sorotan, Warganet Terharu Dan Turut Mendoakan

Eviera Paramita Sandi Rabu, 12 Januari 2022 | 10:52 WIB

Kondisi Terbaru Tukul Arwana Jadi Sorotan, Warganet Terharu Dan Turut Mendoakan
Tukul Arwana berjuang sembuh usai alami pendarahan otak [Youtube/Indosiar]

Presenter Tuku Arwana telah lama tak tampil di layar kaca setelah mengalami pendarahan otak.

SuaraBali.id - Presenter Tuku Arwana telah lama tak tampil di layar kaca setelah mengalami pendarahan otak. Tukul Arwana kini diketahui tengah berjuang melawan penyakit yang dideritanya tersebut.

Belakangan ini potret Tukul Arwana pun beredar di media sosial. Keadaan Tukul Arwana pun bisa dilihat lewat video yang diunggah oleh akun Instagram @insta_julid.

Terlihat dalam video itu, kedua anak Tukul Arwana tengah merawat ayahnya. Sang anak dengan penuh cinta menciumi ayahnya yang tengah duduk di kursi.

Kondisi terkini Tukul Arwana (instagram.com)
Kondisi terkini Tukul Arwana (instagram.com)

Ekspresi Tukul pun terlihat terharu dengan sikap putranya tersebut.

Video itu juga memperlihatkan Tukul Arwana yang disuapi saat makan. Sementara anak bungsunya, Wahyu Jovan Utama memperhatikan Tukul dengan penuh kasih sayang.

Kondisi yang dialami Tukul Arwana juga kerap dikenal Perdarahan intraserebral (ICH). Kondisi tersebut terjadi ketika darah tiba-tiba meledak ke jaringan otak, menyebabkan kerusakan pada otak.

Kondisi terkini Tukul Arwana (instagram.com)
Kondisi terkini Tukul Arwana (instagram.com)

Gejala biasanya muncul tiba-tiba selama perdarahan otak. Beberapa di antaranya termasuk sakit kepala, kelemahan, kebingungan, dan kelumpuhan, terutama di satu sisi tubuh.

Penumpukan darah memberi tekanan pada otak dan mengganggu suplai oksigennya. Ini dapat dengan cepat menyebabkan kerusakan otak dan saraf.

Ini adalah keadaan darurat medis yang membutuhkan perawatan segera. Pendarahan otak tidak biasa seperti stroke iskemik, tetapi ini lebih serius.

Perawatan tergantung pada jumlah darah dan tingkat cedera otak yang terjadi. Karena penyebab paling umum dari pendarahan terkait dengan tekanan darah tinggi, menurunkan dan mengontrol tekanan darah adalah langkah kunci pertama.

Komentar

Berita Terkait