facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Penumpang Pesawat di Bandara Lombok Akan Diawasi Ketat Pada Periode Nataru 2021

Eviera Paramita Sandi Kamis, 23 Desember 2021 | 12:15 WIB

Penumpang Pesawat di Bandara Lombok Akan Diawasi Ketat Pada Periode Nataru 2021
Penumpang di Bandara Lombok Praya, NTB. [Foto : Istimewa/beritabali.com]

Hal ini dibenarkan oleh Humas PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok Arif Haryanto, ia membenarkan bahwa otoritas bandara sudah membuka posko terpadu.

SuaraBali.id - Penumpang pesawat yang menggunakan layanan bandara semasa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 akan diawasi ketat oleh Otoritas Bandar Udara Internasional Lombok di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Hal ini dilakukan dalam upaya menekan risiko penularan COVID-19.

Hal ini dibenarkan oleh Humas PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok Arif Haryanto, ia membenarkan bahwa otoritas bandara sudah membuka posko terpadu untuk mengawasi penumpang pesawat.

"Setiap penumpang yang datang mereka wajib menunjukkan bukti sertifikat vaksin dan hasil (tes) swab antigen atau hasil tes PCR serta menggunakan aplikasi PeduliLindungi," katanya Kamis (23/12/2021).

Ia menambahkan, posko pengawasan terpadu akan dibuka sampai tanggal 4 Januari 2022. Arif mengatakan bahwa otoritas bandara bersama instansi pemerintah terkait juga melakukan pengawasan untuk memastikan pengguna layanan bandara menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19.

Selain itu, menurut dia, pengelola bandara menyediakan fasilitas pelayanan vaksinasi COVID-19 gratis bagi penumpang pesawat semasa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

"Ini untuk mendorong percepatan vaksinasi yang telah menjadi program pemerintah dalam meningkatkan kekebalan tubuh warga dan mencegah penyebaran COVID-19," katanya.

Arif menjelaskan pula bahwa jumlah penumpang pesawat yang menggunakan layanan Bandar Udara Internasional Lombok selama 17 sampai 21 Desember 2021 menurun sekitar 18 persen dibandingkan pada periode 17 sampai 21 Desember 2020.

"Jumlah penumpang tahun 2020 rata-rata 4.800 penumpang per hari, sedangkan tahun ini hanya ada rata-rata 3.900 penumpang per hari," katanya. (ANTARA)

Komentar

Berita Terkait